BolaSkor.com - Dua nama baru menghuni Pengurus Kota Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengkot PBSI) Surabaya adalah legenda. Kepengurusan baru ini digadang-gadang mengatrol prestasi bulu tangkis Kota Pahlawan.

Siapa yang tidak kenal Sony Dwi Kuncoro dan Alvent Yulianto Chandra? Pecinta olahraga tepok bulu tentu hafal luar dalam prestasi mereka. Sony dan Alvent berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

Kiprah keduanya kini berlanjut di balik meja. Sony menduduki jabatan Wakil Ketua Umum II dan Alvent sebagai ketua bidang penelitian dan pengembangan (litbang).

Namun, dalam sebuah organisasi, beda jauh dengan ketika menjadi atlet. Keduanya masih minim pengalaman. Ketua Umum Pengprov PBSI Jatim Wijanarko Adi Mulya berharap keduanya bahu membahu dengan Ronny Wijaya ketua umum Pengkot PBSI Surabaya.

Baca Juga:

Anthony Sinisuka Ginting Komentari Keputusan Pensiun Lin Dan

Menangi Turnamen Internal PBSI, Ribka / Siti Siap Jadi Andalan Ganda Putri

"Semoga bisa benar-benar memanfaatkan keterlibatan mantan mantan pebulu tangkis dunia tersebut. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja sama," kata Wijar, sapaan akrab Wijanarko Adi Mulya.

Dengan masih dipertahankannya muka-muka lama, Sony dan Alvent bisa berkolaborasi. Muskot PBSI Surabaya sendiri digelar di salah satu hotel di Surabaya selatan pada 17 November 2019 lalu.

"Semoga kepengurusan baru ini mau benar-benar berdedikasi tanpa batas buat bulu tangkis. Kolaborasi muka lama dan baru dapat menjawab tantangan bulu tangkis yang terus berkembang. Surabaya sebagai salah satu sentra kekuatan bulu tangkis Indonesia harus tarus dijaga," tandas Wijar.

Dulunya banyak bintang-bintang dunia yang lahir karena gemblengan di Kota Pahlawan. Seperti juara All England delapan kali Rudy Hartono, peraih emas Olimpiade tunggal putra Alan Budikusuma, juara dunia 2001 nomor tunggal putra, dan peraih perunggu serta juara tunggal putra Asia tiga kali Sony Dwi Kuncoro. Hanya, kran pebulu tangkis asal Surabaya yang masuk ke Pelatnas Cipayung dan mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional tersendat. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)