BolaSkor.com - Jawa Timur tetap bersolek jelang Piala Dunia U-20 2021 meski dihantam kasus COVID-19 terparah di Indonesia. Gelora Bung Tomo yang berada di Surabaya telah ditunjuk sebagai salah satu venue hajatan akbar tersebut.

Selain pembenahan lapangan utama dan beberapa lapangan latihan, Dispora Kota Surabaya yang berwenang melakukan renovasi juga tengah mempersiapkan beberapa hal penunjang lainnya. Sedianya bulan September segala pembenahan sudah menunjukkan hasil.

"Semua ada perkembangannya dan siap ditinjau di bulan September oleh FIFA. Pemkot Surabaya juga sudah meningkatkan level konsentrasi menyiapkan manajemennya menjadi kota tuan rumah," ungkap sekretaris Asprov Jatim, Amir Burhanuddin.

Baca Juga:

INAFOC Klaim 6 Stadion Piala Dunia U-20 Tak Akan Berubah, Hanya Tunggu Surat Resmi FIFA

Menpora Zainudin Amali Tunjuk Iwan Budianto Jadi Wakil Ketua INAFOC

"Artinya ketika ada kunjungan FIFA di bulan September nanti, yang akan disampaikan pemkot tidak hanya sekedar perkembangan renovasi infrastruktur tapi sudah pada paparan manajemen menjadi tuan rumah."

Mochammad Iriawan saat meninjau Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik yang menjadi lapangan penunjang GBT. (BolaSkor.com/Bima Pamungkas)

Piala Dunia U-20 bukan hanya sekedar pertandingan sepak bola. Sebagai tuan rumah, Surabaya dan Jatim diharapkan mampu memanjakan suporter yang datang.

"Traffic management, fan activity jelang Piala Dunia kemudian mapping destination wisata di Surabaya ataupun jalur-jalur khusus di Imigrasi ini akan disiapkan oleh Pemkot Surabaya," imbuhnya.

"Sehingga di bulan September ada gambaran utuh dari FIFA terkait dengan Surabaya yang menjadi tuan rumah. Jadi (kekurangan) apa saja, yang harus dibenahi," pungkas Amir.

Event internasional seperti ini tentu menarik minat warga negara asing untuk berkunjung. Kesempatan menyaksikan aksi-aksi pemain muda yang tengah naik daun semacam Mason Greenwood yang bersinar bersama Manchester United, tentu sayang untuk dilewatkan. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)