Turin - Kebersamaan antara Juventus dan pelatih Antonio Conte berakhir sudah. Presiden Si Nyonya Tua, Andrea Agnelli, menyampaikan rasa terima kasih mendalamnya atas semua jasa Conte melalui surat terbuka. Conte menyarahkan surat pengunduran dirinya kepada Juventus pada Rabu (17/7) dini hari WIB. Tak lama berselang, kubu Juventus mengumumkannya melalui akun resmi Twitter-nya dan video pernyataan Conte. Pelatih berkebangsaan Italia itu padahal baru saja memperpanjang masa baktinya selama semusim pada 24 Mei lalu. Hingga kini, belum diketahui secara pasti alasan Conte mengambil keputusan itu. Spekulasi mengenai alasan pengunduran diri Conte pun merebak. Sebagoian orang percaya bahwa hal ini disebabkan Conte ingin menjadi pelatih baru Timnas Italia. Sebagian lainnya menyatakan hal Conte kecewa dengan manajemen yang tak aktif di bursa transfer. "Dear Antonio. Anda adalah pemimpin hebat bagi para pemain kami. Kabar ini membuat saya sangat sedih. Saya rasa tiga musim yang kita habiskan bersama, menorehkan tinta sejarah dengan meraih tiga Scudetto beruntun dan dua Piala Super Italia, takkan terlupakan," demikian surat terbuka Agnelli yang ia posting di situs resmi Juve. Selama melatih Juve, Conte sebenarnya mampu menunjukkan prestasi luar biasa. Hat-trick scudetto sejak tahun 2011 merupakan raihan besar yang berhasil dicatatkan. Masih belum diketahui siapa akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Conte. Namun, beberapa nama sudah muncul ke permukaan. Sebut saja Roberto Mancini, Massimiliano Allegri, Luciano Spalletti dan Zinedine Zidane. "Baru dua bulan berlalu sejak kemenangan besar kita dan Juventus harus terus melanjutkan perjalanan. Klub ini diberkahi banyak pemain muda berbakat. Kami juga memiliki grup Direktur yang memiliki ambisi besar dan determinasi untuk mencapai segala target," ia menyambung. "Juventus akan memulai kembali dengan grup berisi para atlet profesional dan bertalenta, yang akan terus mencetak sejarah di bawah pelatih baru," ia memungkasi.