BolaSkor.com - Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati baru saja merampungkan hajatan kongres ke VII. Pasangan Aulia Haryo dan Surya Panca terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Pasoepati periode 2018-2020.

Kedua sosok yang terpilih bukan orang baru yang tiba-tiba muncul saat kongres digelar. Aulia merupakan salah satu orang yang ikut mendirikan Pasoepati pada 9 Februari 2000. Sementara Surya Panca sudah dua kali menjabat sebagai sekjen Pasoepati.

Kartu Tanda Anggota (KTA) menjadi salah satu program keduanya. Selama ini, para anggota Pasoepati ternyata belum memiliki KTA yang seragam. Pasoepati juga belum memiliki badan hukum yang jelas. Sederet pekerjaan rumah itulah yang akan coba dirampungkan Aulia dan Surya Panca.

Surya Panca saat di Vietnam untuk mendapatkan sertifikat juri B Asian Karate Federation. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Bila menilik perjalanan keduanya, Surya Panca memiliki sisi yang menarik. Pria kelahiran Solo, 27 Januari 1979 ini bukan suporter biasa. Surya Panca merupakan pelatih karate tim kota Solo proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018.

Selain itu, dia juga sudah memegang sertifikasi juri B Asian Karate Federation (AKF). Sertifikasi itu didapatnya setelah lolos ujian di Vietnam. Surya Panca pun bercerita tentang perjalanan sebagai suporter, hingga pada akhirnya menjabat sebagai Wapres Pasoepati periode 2018-2020.

"Sebenarnya saya sudah tidak punya banyak waktu lagi untuk masuk dalam kepengurusan suporter. Selain bekerja, saya juga sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan para atlet menuju Porprov Jateng 2018. Tahun ini juga inginnya upgrade sertifikasi lagi dari juri B Asia, ke juri A Asia. Tapi karena dorongan dari temen-temen korwil, mas Aulia juga berusaha meyakinkan, akhirnya saya menerima dan kini terpilih," terang Surya Panca saat berbincang dengan Bolaskor.com, Selasa (6/3) malam.

Meski setiap hari bergelut dalam dunia karate, bukan berarti anggota Pasoepati akan diajarkan untuk bertarung. Justru semangat fair play dalam berolahraga yang akan ditanamkannya. Menurut Surya Panca, perbaikan sikap suporter tidak bisa dimulai dari atas. Melainkan wajib turun ke bawah, dengan mengaktifkan lagi suku maupun korwil di Pasoepati.

"Dalam karate yang ditekankan fair play. Ya itu yang ingin saya terapkan, bukan yang lain," ucap pria yang juga Binpres FORKI Solo ini.

"Sejak awal juga semangatnya kerja bersama. Hal itu juga yang kemudian meyakinkan saya untuk maju bersama mas Aulia. Kita sudah sama-sama tahu apa yang perlu dibenahi di Pasoepati. Jadi suku maupun korwil akan dilibatkan secara penuh untuk memperbaiki organisasi ini," tuturnya.

Surya Panca saat memakai baju karate. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Dalam program yang diusungnya bersama Aulia Haryo, Pasoepati dalam waktu enam bulan ditarget sudah memulai program kepemilikan KTA. KTA ini bukan sekadar kartu penanda anggota Pasoepati. Pihaknya akan mengggandeng manajemen Persis Solo maupun pihak swasta, salah satunya bank untuk membuat KTA yang multifungsi.

"Sebenarnya program ini sama saja dengan kepengurusan sebelumnya. Hanya memang tantangannya ada pada realisasinya. Ini yang coba akan kita lakukan bersama," ucapnya.

Tentu bukan hal mudah untuk merealisasikan program yang sudah dicanangkan. Apalagi dia juga ditarget untuk ikut berperan mengharumkan nama kota Solo lewat cabor karate pada Porprov Jateng 2018. Surya Panca pun berharap, perannya sebagai wapres Pasoepati dan pelatih tim karate Kota Solo bisa berjalan maksimal. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)