BolaSkor.com - Madura United tengah berpikir ulang untuk mengikuti kompetisi Liga 1. Pasalnya, belum ada kejelasan regulasi yang dijabarkan PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochammad Iriawan, memang sudah menyatakan akan melanjutkan kompetisi di bulan Oktober nanti. Surat pemberitahuan pun telah dikirim ke seluruh klub.

Namun dalam surat yang diterima, tak ada penjelasan lanjutan tentang bagaimana kompetisi dijalankan dalam era new normal. Terlebih situasi Jawa Timur makin mengkhawatirkan.

"Surat tersebut menjadi pedoman bagi kami untuk mempersiapkan mengikuti kompetisi," ungkap direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq Abdurrahim.

Baca Juga:

Wawan Febrianto Sangat Bersyukur Liga 1 Bisa Jalan Kembali

Begini Ketatnya Protokol Kesehatan Persib untuk Latihan Perdana

"Madura United dan seluruh klub peserta kompetisi dari semua kasta kompetisi tentunya butuh kepastian dalam bentuk adanya jaminan."

Jaminan yang dimaksud Laskar Sape Kerrap adalah kepastian kelanjutan kompetisi. Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan kelanjutan cabang olahraga tergantung ketetapan Satgas COVID-19.

Selain itu, PSSI juga belum memastikan protokol kesehatan yang akan diterapkan. Hal ini yang membuat klub asal pulau garam tersebut bimbang.

"Regulasi (kompetisi) menjadi perhatian kami karena ada rencana perubahan format kompetisi. Pelaksanaan pertandingan nantinya juga tidak dilaksanakan secara normal seperti sebelumnya," jelasnya.

"Tanggung jawab klub dalam melaksanakan pertandingan dan menjalani pertandingan harus diatur jelas dalam regulasi. Setidaknya itu yang kami tunggu sebelum mempersiapkan tim." (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)