BolaSkor.com – Pertandingan perdana Liga 1 2019 antara PSS Sleman dan Arema FC memberikan kesan tersendiri untuk penyerang Arema FC, Sylvano Comvalius. Pemain asal Belanda ini sedih melihat kejadian yang menimpa para suporter pada laga pembuka itu.

Mantan pemain Bali United ini mengatakan sebenarnya pertandingan tersebut berjalan dengan sangat menarik. Bahkan ia melihat kedua suporter mampu beradu kreativitas yang sangat bagus ketika pertandingan dimulai.

Namun seketika semua berubah ketika ada oknum suporter yang melakukan lemparan benda keras ke suporter lain. Ini yang sangat disayangkan oleh penyerang yang berhasil memecahkan rekor gol terbanyak di Liga 1 dengan 37 gol.

Baca Juga:

Pelatih PSS Sleman Khawatir Laga Kandang Berikutnya Tanpa Penonton sebagai Buntut Kerusuhan

Kronologi Terjadinya Kerusuhan Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC versi Polda DIY

“Kamu bisa lihat suasana sangat gila. Saya pikir apa pun di luar hasil pertandingan, kejadian ini sangat menyedihkan fans dari Arema dan PSS. Sepak bola seharusnya menjadi perayaan kebahagiaan, bukan ajang perkelahian suporter,” kata Comvalius.

Melihat kejadian yang menimpanya di Stadion Maguwoharjo itu, pemain berusia 31 tahun ini langsung mengingat kejadian yang pernah menimpanya di Dinamo Dresden. Namun kejadian tersebut sangat berbeda dengan yang ada di sini.

Sylvano Comavalius mengungkapkan suporter yang ada di Indonesia itu sangat fanatik. Terkadang bisa sangat ramah dengan satu sama lain, tapi mereka juga bisa berubah ketika timnya disakiti.

Ya, tentu saja. saya pernah bermain di Dinamo Dresden dan beberapa tim dengan fans fanatik, tapi di Indonesia selalu berbeda, terkadang masyarakatnya sangat ramah, kadang tidak seperti kemarin, kemarin sangat menyedihkan,” tutup Comvalius.