BolaSkor.com - AC Milan mengawali pekan perdana Serie A 2020-2021 dengan positif kala menjamu Bologna di San Siro, Selasa (22/09) dini hari WIB. Il Rossoneri menang 2-0 berkat dua gol yang dilesakkan Zlatan Ibrahimovic.

Penyerang asal Swedia berusia 38 tahun mencetak gol di menit 35 yang dilanjutkan dengan penalti di menit 51. Dua gol itu memperlihatkan kualitas penyerang yang dinilai sudah 'habis' karena usianya tersebut.

Pujian kepadanya juga datang dari Sinisa Mihajlovic, pelatih Bologna kepada Ibrahimovic. Menurutnya Ibrahimovic jadi pembeda yang tidak dimiliki timnya.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga-liga Eropa: AC Milan dan Manchester City Raih Kemenangan

Zlatan Ibrahimovic Terlibat Bikin Ralf Rangnick Batal Tangani AC Milan

Perpanjang Kontrak di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Terima Gaji Rp121 Miliar

Zlatan Ibrahimovic

"Pertandingan itu cukup seimbang. Mungkin kami tidak cukup percaya pada diri kami sendiri, tetapi para pemain berusaha sampai akhir, kami menciptakan dua peluang mencetak gol yang besar," tutur Mihajlovic kepada Sky Sport Italia.

"Milan memiliki Ibrahimovic dan kami tidak. Semua yang diciptakan Milan datang melalui Ibra, jadi dia membuat perbedaan, tapi tim saya melakukan apa yang harus dilakukannya."

“Kami adalah Bologna, mereka adalah Milan, jadi pasti ada periode dalam pertandingan kala kami harus menyerap tekanan. Mereka berada dalam kondisi yang lebih baik, tapi kemudian kami mendorong mereka dengan keras di 15 menit terakhir."

Ibra pun sesumbar jika dia berusia 20 tahun lebih muda maka ia bisa menambah dua gol lagi ke gawang Bologna. Dia mengaku kondisinya saat ini sedang prima.

"Saya dalam kondisi yang baik, saya tengah bekerja, ini adalah pertandingan kompetitif kedua musim ini. Kami menang dan saya bisa saja mencetak lebih banyak gol. Jika saya berusia 20 tahun, saya akan mencetak dua gol lagi," yakin Ibra.

Dua golnya itu mengukir rekor personal bagi Ibra. Seakan tak mau kalah dengan Cristiano Ronaldo yang mencetak gol ketika Juventus menang 3-0 atas Sampdoria, Ibra juga demikian.

Ronaldo mencetak gol untuk ke-19 kali beruntun di liga-liga teratas Eropa dalam kariernya. Sementara menurut Squawka Ibra melakukannya sebanyak 23 kali beruntun. Itu artinya dia mencetak gol liga di empat dekade berbeda.

Masih dari media yang sama untuk kali pertama sejak Mei 2012 melawan Inter Milan Ibra mencetak dua gol di satu laga Serie A di San Siro. Total hari yang dilaluinya adalah 3.065 hari.

Menilik performa Ibra Milan sudah tepat memperpanjang kontraknya. Ibra jadi sosok penting di ruang ganti pemain dan juga dalam pertandingan serta panutan bagi pemain-pemain muda.