BolaSkor.com - Ketika fans Manchester United dibuat terbuai dengan keberhasilan klub mengamankan servis Jadon Sancho dan Raphael Varane, ada satu nama dari produk akademi yang menyita perhatian di pramusim.

Dia adalah penyerang berusia 19 tahun Anthony Elanga. Namanya sudah terdengar sejak musim lalu, memainkan laga Premier League terakhir melawan Wolverhampton Wanderers, Man United menang 2-1 dan Elanga mencetak gol debutnya di tim utama United.

Performa impresifnya berlanjut ke pramusim. Man United imbang 2-2 melawan Brentford dan Elanga mencetak gol. Dengan kekuatan fisik prima karena mengikuti program pramusim Man United, Elanga bisa jadi aset untuk klub.

Baca Juga:

Profil Anthony Elanga, Produk Akademi Man United Terbaru yang Siap Diorbitkan

Fakta-fakta Menarik 25 Tahun Karier Solskjaer di Manchester United

Gelandang Wolves, Target Man United setelah Sancho dan Varane

Gol Anthony Elanga ke gawang Brentford

Marcus Rashford akan absen di awal musim pasca operasi bahu, begitu juga Amad Diallo yang baru mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 dengan Pantai Gading. Elanga bisa jadi opsi untuk melapis Edinson Cavani.

"Dia memiliki beberapa atribut yang Anda inginkan sebagai pemain, kecepatan, permainan direct (langsung ke pertahanan lawan), dia berkaki kanan, tetapi dia sama baik di kaki kirinya," ucap Solskjaer mengenai Elanga.

"Saya belum pernah melihatnya mencetak gol sundulan seperti ini, jadi itu adalah bonus besar juga. Masa depan cerah untuknya dan saya tahu saya bisa mempercayainya untuk tetap membumi dan memanfaatkan bakatnya sebaik mungkin."

'Masalah' Tambahan untuk Solskjaer

Di kala banyak pemain yang masih berlibur pasca mengikuti turnamen besar, atau cedera dan menjalani pemulihan, Elanga terus bekerja keras hingga striker asal Swedia itu memunculkan opsi di lini serang United.

Solskjaer mengakui mendapatkan 'masalah' dengan tambahan opsi itu. Terlalu sayang jika Elanga tidak masuk skuad utama alias jarang bermain, terlebih Elanga memenuhi kriteria permainan United arahan Solskjaer.

"Dia memberi saya masalah besar, jika Anda suka! Pemain yang mencetak gol dan memiliki antusiasme dan energi itu… kami ingin memainkan permainan menekan dan tak ada masalah untuknya," imbuh Solskjaer.

"Jika Anda memintanya di babak pertama untuk berlari ke lapangan kriket dan mengambilkan kami minuman, dia akan melakukannya, karena dia adalah tipe anak seperti itu dan tipe yang telah dibawa melalui akademi, dan mereka ini tipe-tipe pemuda yang Anda sukai."

“Jika mereka memberi Anda alasan untuk menyukainya dan mereka memberi Anda alasan untuk memainkannya, maka Anda harus memainkannya," urai Solskjaer.