BolaSkor.com - Tunggal putra China, Lin Dan, memutuskan gantung raket, Sabtu (4/7). Peraih medali emas Olimpiade Beijing itu merasa sudah tidak kuat bertanding.

Meski tanpa Lin Dan, kekuatan tim China dipastikan tidak berkurang. Justru, jika ada Lin Dan, tim Negeri Bambu tidak bisa melakukan regenerasi.

“Pensiunnya Lin Dan normal dalam olahraga. Saya pikir kita semua melihat bahwa waktunya akan tiba," kata pelatih tim nasional Malaysia, Hendrawam, dikutip dari Strait Times.

“Sayang sekali, tentu saja. Saya pikir Lin Dan adalah pemain paling lengkap. Anda tidak sering melihat pemain seperti dia. Namun, saya tidak berpikir China akan memilihkan untuk Piala Thomas, bahkan jika dia belum pensiun,” sambungnya.

Baca Juga:

Hasil Turnamen Internal PBSI: Hafiz / Gloria Masih Terlalu Tangguh untuk Teges / Indah

Kekhawatiran Praveen Jordan Di Tengah New Normal

Meski punya segudang prestasi, Hendrawan menilai Lin Dan sudah menurun secara kemampuan. Jika dilihat dari usia yang sudah menginjak 36 tahun, Lin Dan sudah sepantasnya gantung raket.

“Jika Lin Dan dimasukkan dalam skuad, China hanya akan menempatkannya sebagai tunggal keempat untuk menyuntikkan motivasi,” ujar Hendrawan.

Piala Thomas 2020 akan berlangsung di Aarhus, Denmark pada 3-11 Oktober 2020. Hendrawan menilai, kepergian Lin Dan tak akan memengaruhi performa tim China.

“Sudah waktunya untuk membawa talenta baru, masa depan bulu tangkis terletak pada mereka,” ujar Hendrawan.