Pelatih Barcelona, Gerardo Martino, angkat bicara mengenai partai El Clasico antara timnya menghadapi Real Madrid. Menurutnya, partai itu adalah kesempatan terakhir bagi timnya untuk meraih trofi Liga Spanyol. Laga sarat gengsi dan penuh faktor historis bernama El Clasico akan digelar Senin (24/3) dini hari WIB. Barcelona melawat ke markas kebesaran Real Madrid, Estadio Santiago Bernabeu, pada pertandingan ke-29 Liga Spanyol. El Clasico nanti menandai edisi kedua di musim ini. Barca sukses mempecundangi sang rival di pertemuan pertama yang berlangsung di Estadio Camp Nou 26 Oktober lalu. Barca menang tipis 2-1 berkat gol Neymar dan Alexis Sanchez. Gol Balasan Los Blancos dicetak Jese Rodriguez. Ada faktor lain yang menambah panas jalannya pertandingan nanti. Siapapun yang bakal menang di pertandingan nanti akan memiliki kesempatan besar tampil sebagai kampiun Liga Spanyol musim ini. Madrid berada di puncak klasemen dengan 70 angka. Barca di posisi ketiga dengan 66 poin. "Ya, ini kesempatan terakhir kami. Akan ada sembilan pertandingan tersisa. Memangkas satu poin berbeda dengan mengejar ketertinggalan tujuh angka. Tim besar jarang terpeleset. Imbang bukanlah hasil yang bagus. Kami butuh kemenangan," tegas Martino dilansir Football-Espana. "Kami harus bermain dengan baik, menguasai bola, membangun serangan dengan rapi, dan tak mudah kehilangan bola sehingga Madrid dapat melakukan serangan balik. Kami juga harus menghindari pertarungan satu melawan satu dengan Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo," Tata menambahkan. Barcelona menatap pertandingan nanti dengan semangat membara. Pada pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol, Barca melibas Osasuna tujuh gol tanpa balas, Minggu (16/3) malam WIB. Lionel Messi tampil sebagai pahlawan kemenangan Blaugrana dengan menciptakan tiga gol. "Kami akan berkaca dari penampilan kami di Manchester ketimbang di Valladolid. Kami harus memangkas jarak, melihat posisi kami di klasemen. Jika mampu mencetak gol lebih dulu, maka kami akan memiliki ketenangan besar. Hal itu sangat penting jika kami mampu melakukannya," ia memungkasi.