BolaSkor.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menanti nasib Ceres Negros di Piala AFC 2020, setelah sang pemilik resmi melepas klub karena dampak dari pandemi Virus Corona (COVID-19).

Pengusaha Filipina, Leo Rey Yanson mendirikan Ceres pada 2012 lalu. Kala itu, klub bernama Ceres La Salle FC. Klub itu kemudian berubah nama menjadi Ceres Negros setelah bermarkas di Pulau Negros.

Pandemi Virus Corona membuat bisnis Leo Rey Yanson terkena dampaknya. Dalam rilis klub pada, Rabu (8/7), disebut telah berlangsung proses akuisisi ke investor baru. Kedepan klub ini tak lagi menggunakan nama Ceres Negros.

Perubahan nama ini jarang terjadi, terlebih ketika kompetisi sedang berjalan. Tak diketahui apakah status Ceres Negros nantinya tetap sah ketika main dengan nama baru di Piala AFC 2020.

Baca Juga:

Gavin Kwan Berharap Solusi Terbaik dalam Negosiasi Ulang Kontrak bersama Manajemen Bali United

Hasil Rapid Test Akan Menentukan Komposisi Latihan Perdana Arema FC

"Kita masih menunggu apakah benar mereka tidak ikut," terang Stefano Cugurra, Kamis (9/7).

Teco, sapaan akrabnya, turut terkejut dengan situasi yang menimpa klub ini. Apalagi dalam beberapa tahun belakangan, prestasi Ceres Negros di kompetisi Asia cukup bagus.

"Tentu ini berita yang tidak bagus buat sepak bola Asia. Ceres Negros merupakan tim paling bagus di Filipina. ereka sering main bagus di AFC Cup juga," katanya.

Andai tak berlanjut, ada dua opsi yang menurut Teco bisa ditetapkan. Semua pertandingan yang melibatkan Ceres Negros dinyatakan batal atau tiga klub mendapatkan kemenangan WO pada lanjutan kompetisi Piala AFC 2020 pada akhir September nanti. (Laporan kontributor Putra Wijaya/Bali)