BolaSkor.com - Pandemi virus corona mengubah 'wajah dunia' dengan istilah 'new normal' atau kehidupan normal baru dengan adanya virus Covid-19 di lingkungan sekitar. Perubahan itu berdampak besar juga kepada dunia sepak bola.

Selain berdampak kepada finansial tanpa uang penghasilan dari penjualan merchandise, tiket pertandingan, dan hak siar televisi, laga sepak bola juga menjadi 'hambar' tanpa adanya kehadiran penonton yang acapkali disebut pemain ke-12 di pertandingan.

Tidak ada yang tahu pasti kapan pandemi berakhir dan situasi laga sepak bola tanpa penonton akan terus berlanjut tanpa waktu yang ditentukan.

Baca Juga:

Kode Jurgen Klopp Restui Liverpool Beli Thiago Alcantara

Curtis Jones, Kapten Masa Depan Liverpool Jalani Akhir Pekan yang Sempurna

Abaikan Aturan Lockdown, Fans Liverpool Tumpah Ruah di Anfield Rayakan Titel Premier League

Juara baru Premier League 2019-20, Liverpool tak mau kondisi itu terus berlanjut hingga musim depan. Tak ayal mereka berupaya maksimal untuk menghadirkan fans di Anfield setidaknya seperempat atau setengah dari kapasitas stadion.

Menurut informasi yang dimuat Mirror, Liverpool terinspirasi dengan teknologi asal Jerman bernama G2K yang digunakan Borussia Dortmund, mantan klub yang pernah dilatih Jurgen Klopp selama tujuh tahun.

Dortmund telah menguji teknologi G2K

Pada 27 Juni lalu Dortmund mengujinya kala bertanding melawan Hoffenheim dalam lanjutan laga Bundesliga. G2K teknologi yang dibuat di Berlin, Jerman dan menggunakan kecerdasan artifisial (AL) untuk memeriksa virus corona.

The Athletic menilai Liverpool akan mengadakan pembicaraan dengan Perusahaan G2K untuk coba menerapkannya di Anfield musim depan. Seperti halnya Liverpool, Dortmund juga berharap mendapatkan kembali setidaknya 30 persen kapasitas stadion dengan kehadiran fans musim depan.

Kehadiran mereka juga di bawah naungan aturan social distancing dan protokol lainnya. G2K membantu dalam pemeriksaan temperatur, masker, dan juga manajemen penonton di dalam stadion.

Spesialis peranti lunak G2K juga digunakan untuk transportasi umum dan pusat belanja dalam beradaptasi di tengah pandemi virus corona. Dortmund telah menggunakannya kontra Hoffenheim dengan pemeriksaan temperatus kepada awak media dan staf klub.

Contoh dari Dortmund itu diharapkan pihak Liverpool dapat diaplikasikan di Anfield musim depan dan fans diperbolehkan hadir. Pasalnya kehadiran fans sangatlah penting dalam membakar semangat dan mengintimidasi lawan.