BolaSport.com - Petenis Asia mulai bisa berbicara banyak di kancah internasional. Contohnya Li Na yang merasakan juara Grand Slam sebanyak dua kali.

Kemudian terbaru ada Naomi Osaka yang secara mengejutkan bisa menjadio juara event Grand Slam, Amerika Serika Terbuka. Meskipun begitu, Li Na yang kini sudah pensiun menegaskan level tenis di Asia belum berada pada level tertinggi.

"Jika Diibaratkan, tenis di Asia seperti masih dalam masa remaja. Kami barub saja melewati tahap dari bayi ke remaja. Jadi kami masih bisa melangkah jauh," kata Li Na.

Pada kesempatan ini, Li Na yang berasal dari Cina turut mengomentari sepak terjang juniornya dari Jepang, Osaka. Menurutnya fakta Osaka bisa mengalahkan Serena Williams untuk jadi juara Amerika Serikat Terbuka menandakan sang petenis bisa merasakan lebih banyak gelar juara lagi.

"Saya percaya dengan kemampuan dan kekuatannya. Dia bisa memenangkan banyak gelar Grand Slam. Syaratnya ia harus benar-benar memiliki keinginan untuk menjadi juara," Li Na menuturkan.

Lebih lanjut Li Na turut merasa takjub dengan rekam jejak Serena yang bisa melanjutkan karier profesional setelah melahirkan.

"Hanya ada beberapa pemain setelah melahirkan dan bisa sangat cepat kembali bermain. Buat saya, sangat sulit menemukan keseimbangan antara keluarga dan lapangan tenis. Tapi ia bisa langsung merasakan final Amerika Serikat Terbuka," ujar Li Na.*