BolaSkor.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merasa tidak berasalah atas insiden yang terjadi pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Sabtu (14/9). The Baby Alien justru menyebut Valentino Rossi melakukan manuver berbahaya.

Sejak awal kualifikasi, Marquez dan Rossi saling salip-menyalip. The Baby Alien sempat ingin menyalip Rossi di tikungan ke-11 yang berakibat keduanya nyaris bertabrakan.

Atas insiden itu, Marquez kehilangan catatan waktunya karena melebar keluar. Tak lama berselang, giliran Rossi yang membuat ulah dengan Marquez.

Baca Juga:

FP1 MotoGP San Marino: Beda Nasib Fabio Quartararo dan Valentino Rossi

FP2 MotoGP San Marino: Vinales Tercepat, Rossi Mulai Membaik

Rossi hampir membuat Marquez terjatuh. Insiden itu membuat keduanya dipanggil pengawas balapan dan catatan waktu mereka dihapus.

"Saya menyalip (Rossi) karena saya lebih cepat," ucap Marquez dikutip dari Crash.

"Di satu tikungan, Rossi tiba dengan cepat, dia tidak dapat menghentikan motornya dan menghalangi saya. Saya hanya berpikir tidak menabraknya agar tidak terjatuh. Apakah saya marah? Tidak. Saya memiliki sebuah persaingan gelar juara untuk dipikirkan, tidak seperti pembalap lainnya,"sambungnya.

Marquez menilai aksi Rossi tidak wajar karena catatan waktu The Doctor tidak dihitung setelah melebar pada tikungan keenam. Adapun soal gestur mengangkat tangan, Marquez membantah itu ucapan permintaan maaf.

"Saya mengangkat tangan bukan untuk meminta maaf, tetapi bertanya apa yang baru saja terjadi. Manuver seperti itu saat kualifikasi adalah hal yang tidak biasa," ujar Marc Marquez.