BolaSkor.com - IFAB memberi lampu hjau kepada Premier League untuk menguji coba peraturan pergantian pemain yang mendapat cedera kepala mulai Januari 2021.

IFAB sebagai lembaga pembuat peraturan sepak bola menyatakan keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama. Karena itulah pemain yang mendapat cedera kepala harus segera diganti.

Mulai Januari 2021, jika ada pemain yang beradu kepala atau cedera akibat permainan harus diganti meski sang pemain tetap sadar usai mendapatkan perawatan di lapangan.

Baca Juga:

Mikel Arteta Akui Terpaksa Coret Mesut Ozil dari Skuat Liga Europa

Hasil Pertandingan Liga Champions: Juventus dan Barcelona Menang, Chelsea Tertahan

Frank Lampard Buka Peluang Petr Cech Turun Gunung

Setelah diuji coba di Premier League, aturan ini akan menjadi permanen di seluruh dunia mulai musim 2021-2022.

Pergantian pemain tidak akan mengurangi kuota yang selama ini ada. Tim mendapatkan jatah pergantian pemain jika berhubungan dengan cedera kepala. Artinya pergantian khusus ini tak selalu akan digunakan karena tidak setiap pertandingan ada pemain yang mengalami cedera kepala.

IFAB akan mengambil keputusan final soal pergantian pemain khusus dalam pertemuan tahunan pada Desember 2020.

"Setelah membahas bersama sub divisi medis FIFA dan para pemangku kepentingan lain, kami akan menguji coba pergantian pemain khusus ini mulai Januari 2021," ujar pernyataan resmi IFAB.

Cedera kepala memang makin menjadi sorotan di dunia sepak bola belakangan ini. Masih ingat apa yang terjadi pada Jan Verthongen di laga Liga Champions melawan Ajax? Vertongen masuk lapangan lagi usai cedera kepala, meski pada akhirnya diganti karena mulai kehilangan kesadaran.