BolaSkor.com - Super agen dunia, Mino Raiola, siap membantu siapa saja yang ingin mendatangkan kliennya, Erling Haaland. Raiola percaya diri transfer dapat terealisasi.

Dengan catatan 37 gol plus 11 assist dalam 38 pertandingan, sulit melihat tim yang tidak tertarik kepada Erling Haaland. Apalagi, usia bomber Borussia Dortmund itu baru 20 tahun. Bersama Kylian Mbappe, Haaland digadang-gadang akan menggantikan hegemoni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Namun, bukan perkara mudah memboyong Erling Haaland dari Borussia Dortmund. Klub yang identik dengan warna kuning itu terus menegaskan ingin mempertahankan Haaland.

Baca Juga:

Erling Haaland Turut Pengaruhi Masa Depan Messi di Barcelona

Terungkap, Pendekatan Solskjaer yang Ubah Haaland Jadi Predator Haus Gol

Raiola Konfirmasi Niat Haaland untuk Tinggalkan Dortmund Musim Panas Nanti

Erling Haaland

Berdasarkan kabar yang berkembang di Jerman, sejatinya sikap Dortmund bukan tidak mungkin digoyang. Namun, sang peminat harus mengajukan tawaran 150 juta euro. Dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, sulit melihat ada klub yang memiliki kemampuan menebus Haaland.

Meski demikian, kondisi itu tidak menyurutkan ambisi Mino Raiola membawa kliennya keluar dari Dortmund. Raiola siap membantu klub mana pun yang ingin merekrut Haaland.

Saat ini, dua klub yang paling berpeluang mendapatkan Haaland adalah Manchester City dan Real Madrid. Keduanya diyakini bisa mengumpulkan uang seperti yang diinginkan Borussia Dortmund.

Namun, bagi siapa saja yang ingin mendatangkan Haaland, perlu diingat berbisnis dengan Mino Raiola tidak akan mudah. Raiola dikenal bisa meminta upah tinggi karena turut membantu merampungkan transfer.

Lanjutkan Kunjungan Jualan

Setelah bersua Real Madrid dan Barcelona pada beberapa waktu lalu, Mino Raiola diprakirakan akan kembali melanjutkan safari jualannya. Kali ini, tempat yang akan dituju adalah Inggris.

Selain Manchester City, Raiola diprediksi juga akan bertemu perwakilan Manchester United, Chelsea, dan Liverpool. Intinya, Erling Haaland tidak kekurangan peminat di bursa transfer.