BolaSkor.com - Aaron Ramsey resmi bergabung dengan Juventus. Raksasa Serie A itu mendapatkan gelandang Wales secara cuma-cuma setelah kontrak Ramsey bersama Arsenal berakhir.

Belakangan, pihak Arsenal akhirnya mengungkapkan alasan mengapa mereka melepas Ramsey, yang notabene tenaganya masih dibutuhkan. Direktur sepak bola Arsenal, Raul Sanllehi, mengungkapkan semua itu terpaksa dilakukan karena gaji.

Ya, gaji adalah alasan utama The Gunners melepas Ramsey. Sanllehi menyadari bahwa atmosfer yang kondusif sangat dibutuhkan Arsenal. Adanya jurang gaji yang lebar antara pemain dinilainya bisa mengganggu harmoninasi tim.

Baca Juga:

4 Klub di Final Kompetisi Eropa, Inggris Runtuhkan Dominasi Spanyol

Loftus-Cheek Cedera, Kecemasan Sarri Benar-benar Terjadi

Aaron Ramsey

Sanllehi mengaku memilih tak memperpanjang kontrak Ramsey karena gelandang asal Wales itu menuntut kenaikan gaji yang cukup besar.

"Salah satu kunci utama bagi saya adalah menjaga rasionalitas dalam keseimbangan gaji tim," ujar Sanllehi di situs resmi Arsenal.

"Kami memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak Aaron pada tenggat waktu. Kondisi ini disebabkan karena permintaan gaji Aaron yang luar biasa," lanjutnya.

"Dia benar-benar ingin tetap bersama kami, dia siap berusaha, tetapi pada akhir prosesnya kami harus bertanggung jawab atas diri kami sendiri dan melindungi kepentingan Arsenal."

Sanllehi memaparkan manajemen tidak menyanggupi syarat yang diajukan sang pemain demi stabilitas klub.

"Kami sadar bahwa opsi dimiliki dapat menyebabkan ketidakseimbangan serta membahayakan tim dalam jangka waktu menengah dan panjang," ujar Sanllehi.

Ramsey sendiri saat ini dikabarkan akan mendapatkan bayaran sebesar 400 ribu pounds atau sekitar Rp 7,3 miliar per pekan dari Juventus. Sedangkan saat di Arsenal, Ramsey menerima 110 ribu poundsterling per minggu. Angka yang jauh lebih kecil dari yang diterima Mesut Ozil (350 ribu pounds), Pierre-Emerick Aubameyang (180 ribu), bahkan dari Sead Kolasinac (119 ribu).