BolaSkor.com - Final Liga Champions 2012 berakhir tragis bagi Bayern Munchen. Tampil di kandang sendiri, Die Roten harus takluk dari Chelsea lewat drama adu penalti.

Munchen tampil dominan dalam pertandingan tersebut. Raksasa Jerman itu nyaris menjadi juara karena hingga menit ke-88 masih unggul 1-0 lewat gol Thomas Muller.

Namun petaka kemudian datang yang diawali gol penyama kedudukan Chelsea lewat sundulan Didier Drogba. Laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Munchen kembali memiliki peluang untuk memenangi kemenangan saat diganjar hadiah penalti. Sayang, Arjen Robben yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.

Pemenang pertandingan ini akhirnya harus ditentukan lewat adu tos-tosan. Dewi fortuna lebih memihak Chelsea di babak ini.

Baca Juga:

UEFA Lebih Condong Tunjuk Portugal Jadi Venue Laga Sisa Liga Champions

Final Liga Champions 2015, Treble Winners Kedua Barcelona, dan Nestapa bagi Juventus

Final Liga Champions 2017, Momen Real Madrid Hapus Kutukan Berumur 27 Tahun

Dari lima algojo Chelsea, hanya Juan Mata yang gagal menjalankan tugasnya. Sementara Bastian Schweinsteiger dan Ivica Olic menjadi pesakitan di kubu Munchen.

Schweinsteiger kini mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait kekalahan tersebut. Ia menyebut banyak pemain Munchen yang saat itu tak berani menjadi eksekutor penalti.

“Hampir semua dari mereka tidak ada (yang berani). Mereka berbondong-bondong pergi, mengangkat tangan dan berkata, 'Saya tidak mau'," kata Schweinsteiger dilansir dari Goal International.

Pemain yang gantung sepatu pada tahun lalu itu juga mengaku sangat terpukul setelah eksekusinya gagal berbuah gol. Tendangannya membentur tiang dan memantul keluar.

"Saya tidak ingin melihat wajah-wajah yang kecewa. Namun saya Sekarang tahu tidak bisa berbuat lebih baik dan ini sudah berakhir." tambahnya.

Schweinsteiger memang tak perlu menyesali kegagalan tersebut. Setahun berselang, Munchen mampu menebusnya dengan meraih gelar juara setelah di final mengalahkan Borussia Dortmund.