BolaSkor.com - Krisis finansial yang melanda Barcelona nampaknya sudah sangat kronis. Blaugrana kini terancam bangkrut karena tagihan utang yang terus menggunung melewati batas wajar.

Dilansir dari Goal, jumlah utang Barcelona saat ini menyentuh angka 1,2 miliar euro. Angka tersebut dianggap oleh analisis keuangan cukup mengkhawatirkan.

Jumlah utang Barcelona tersebut merupakan akumulasi dari memburuknya kondisi finansial klub karena pandemi virus corona. Angka kerugian membengkak sebesar 48 persen atau 820 juta euro dari periode sebelumnya.

Baca Juga:

Tanpa Messi, Ter Stegen Menjelma Jadi Pahlawan Barcelona

Tim Terbaik FIFA 21: Tidak Ada Nama Lionel Messi

Koeman Mengeluh Barcelona Tak Punya Algojo Penalti Selain Messi

Camp Nou

Pembengkakan utang itu sebagian besar meliputi tagihan pembayaran gaji karyawan yang sempat tersendat. Tindakan manajemen memangkas upah para pemain nampak tak banyak membantu.

Selain itu, Barcelona juga masih memiliki utang sebesar 126 juta euro kepada klub lain. Hal ini berkaitan dengan sejumlah kesepakatan transfer.

Utang terbesar Barcelona kepada klub lain adalah Liverpool yang mencapai 29 juta euro. Ini berkaitan dengan transfer Philippe Coutinho yang dilakukan empat tahun silam.

Pembelian pemain lain seperti Frenkie de Jong, Antoine Griezmann, Malcom, Arthur, dan Arturo Vidal juga masih menyisakan utang yang tak sedikit. Ironisnya, tiga nama terakhir sudah tidak ada di Camp Nou.

Dari kondisi ini, terlihat bahwa kekuatan finansial Barcelona sangat krisis. Wajar jika El Barca kesulitan mendatangkan pemain baru yang diminta oleh Ronald Koeman.

Barcelona telah meminta penangguhan pembayaran utang hingga Juni mendatang yang disetujui beberapa kreditor. Namun hal ini menjadi semacam bom waktu yang siap meledak dan membahayakan masa depan klub.