BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) sudah mengambil ancang-ancang sebelum mundurnya dua pelatih, masing-masing dari Timnas U-23 dan senior Thailand. FAT menunjuk Carles Romagosa sebagai Direktur Teknik.

Carles Romagosa punya catatan bagus dalam kariernya. Selama empat tahun lebih sejak September 1997, ia berada di La Masia. Ia memoles pemain akademi, yang kemudian menjadi nama besar seperti Gerard Pique, Jordi Alba, Cesc Fabregas, Borjan Krkic.

Selama di Barcelona, ia juga memiliki tugas memantau pemain. Juga terlibat di Liga Nasional dan turnamen internasional.

Pada Agustus 2015 hingga Oktober 2018, Carles Romagosa bekerja untuk Paris Saint-Germain. Tugasnya yakni sebagai Direktur Teknik yang menyentuh peran Direktur Olahraga Akademi, Direktur Eksekutif Akademi, serta Manajer Teknik Akademi.

Baca Juga:

Giliran Timnas Thailand Senior yang Ditinggal Pelatih

Alexandre Gama Akhirnya Tinggalkan Timnas Thailand U-23 untuk Tangani Muangthong United

Carles Romagosa punya tugas membangun filosofi sepak bola Thailand dari kategori usia 14 tahun. "Saya akan membawa pengetahuan dan pengalaman untuk membantu pengembangan sepak bola Thailand. Langkah pertama harus menganalisis lebih dulu," katanya.

"Kita harus memiliki filosofi dengan teknologi dan pedoman yang jelas," tambahnya.

Ada kemungkinan calon pelatih untuk menangani Timnas U-23 dan senior Thailand bersumber dari Carles Romagosa. Mengingat ia punya tugas membangun filosofi sepak bola Thailand. Pelatih yang akan ditunjuk tentu perlu memiliki pandangan yang sama.

Timnas Thailand U-23 belum lama ditinggal Alexandre Gama yang merapat ke Muangthong United. Terbaru, Sirisak Yodyardthai yang mundur dari jabatan pelatih timnas senior setelah kegagalan di King's Cup.