BolaSkor.com - Legenda Liverpool Dietmar Hamann tidak menahan ucapannya mengenai gelandang The Reds, Thiago Alcantara. Hamann menilai Thiago sebagai pemain paling overrated di Eropa.

Hamann menuturkan hal tersebut setelah Liverpool kalah 0-1 di final Liga Champions lawan Real Madrid di Stade de France via gol Vinicius Junior. Thiago (31 tahun) tak dapat memperlihatkan pengaruhnya dalam permainan tersebut.

Liverpool mendominasi permainan tapi gol tak kunjung datang dan kiper Madrid, Thibaut Courtois tampil apik hingga jadi Man of the Match. Kekalahan itu bagi Thiago memunculkan fakta menarik: Thiago hanya menang sekali dari 13 pertemuan lawan Madrid dalam kariernya.

Catatan di babak pertama pun tidak buruk-buruk amat karena Thiago mencatatkan interceptions (memotong bola di jalur lawan) terbanyak (empat kali), paling banyak mengoper bola di sepertiga pertahanan lawan (10 kali), dan paling banyak menciptakan peluang (dua kali).

Baca Juga:

Cari Tantangan Baru, Sadio Mane Tinggalkan Liverpool

Baru Gagal, Klopp Percaya Diri Minta Pesan Hotel untuk Liverpool di Final Musim Depan

Klaim Mau Balas Dendam kepada Madrid, Mohamed Salah Justru Buang Banyak Peluang

Tapi itu tak cukup memuaskan Hamann. Pria asal Jerman itu melihat kekuatan Thiago baru terlihat kala Liverpool menguasai bola, jika tidak maka perannya tak terlihat dan Thiago dianggap pemain paling overrated di Eropa.

“Menurut saya, The Reds perlu sedikit memodernisasi tim, terutama di lini tengah,” tulis Hamann dalam kolom untuk Sky Sport.

“Saya tidak mengerti hype (kehebohan) tentang Thiago. Bagi saya dia adalah salah satu pemain yang paling overrated di sepak bola Eropa."

“Ketika segalanya berjalan dengan baik dan Anda memiliki banyak penguasaan bola, dia adalah pemain yang bagus, tetapi ketika dorongan datang untuk mendorong Anda tidak melihatnya."

"Jika Anda membutuhkan seseorang yang memberi aksen (perbedaan), maka dia tidak melakukannya."

"(Naby) Keita juga mengecewakan, (Jordan) Henderson adalah seorang pekerja. Mereka membutuhkan pemain yang bisa membuat perbedaan dan memberi tim sesuatu yang ekstra," urai Hamann.

Komentar dari Hamann bisa memicu perdebatan panjang, mengingat Thiago sudah meraih sukses besar di Eropa dengan Barcelona dan Bayern Munchen. Thiago pengatur serangan handal dengan visi bermain dan operan bolanya yang akurat.