Bruce Grobbelaar

Mantan penjaga gawang Liverpool, Bruce Grobbelaar, berjuang keras untuk membersihkan namanya setelah dituduh melakukan pengaturan skor pertandingan pada 1994. Surat kabar The Sun menuding Grobelaar mendapatkan 40 ribu pounds untuk membiarkan penggawa Newcastle United mencetak gol.

Grobbelaar awalnya dibebaskan, tetapi keputusan itu dibatalkan dua tahun kemudian setelah putusan pengadilan tinggi menyatakan bahwa: "Sementara itu, telah terbukti Grobbelaar telah menerima suap. Ia memang tidak terbukti membiarkan gol tercipta untuk memperbaiki hasil. Inilah alasan yang digunakan pada dewan juri saat dahulu."

Hakim yang memimpin jalannya sidang ketika itu, Bingham, mengatakan: "Ini adalah penghinaan terhadap keadilan jika pengadilan memberikan penghargaan kepada seorang lelaki yang terbukti bertindak dalam pelanggaran mencolok terhadap kewajiban hukum dan moral."

Meski begitu, pada akhirnya, Bruce Grobbelaar terbukti tidak bersalah.