BolaSkor.com - UEFA selaku Federasi Sepak Bola Eropa tak menyerah dalam memerangi liga kontroversial Liga Super Eropa, sebab masih ada klub-klub yang terlibat di dalamnya yakni Real Madrid, Barcelona, dan Juventus.

Klub-klub Premier League telah mengundurkan diri setelah banyaknya tuntutan dari fans, pandit sepak bola, hingga ancaman hukuman dari UEFA dan FIFA. Akan tapi tiga klub itu tak bergeming.

UEFA bersikap tegas dengan memberi sanksi tegas jika ketiga klub itu tak pergi dari Liga Super Eropa. Tidak tanggung-tanggung mereka terancam diusir dari Liga Champions.

Kabar itu sampai ke telinga Joan Laporta. Takut kah Laporta dengan ancaman itu? Tidak. Presiden yang baru terpilih menggantikan Josep Maria Bartomeu telah menyiapkan 'jurus jitu' apabila hukuman itu datang kepada Barcelona, yakni dengan mengajukan banding di CAS atau Badan Arbitrase Olahraga Dunia.

Baca Juga:

Perkembangan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Lionel Messi dan Barcelona

Jika Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Ditendang dari Liga Champions

UEFA Segera Keluarkan Sanksi Berat untuk Juventus, Barcelona, dan Real Madrid

Joan Laporta dan Aleksander Ceferin

"Saya mengatakan kepada (Presiden UEFA Aleksander) Ceferin bahwa kami tidak berencana untuk meminta maaf karena memikirkan (Liga Super Eropa). Kami tidak berencana untuk membayar denda," tegas Laporta sebagaimana dikutip dari Marca.

"Jika kami diberi sanksi, kami akan pergi ke CAS. Tindakan pencegahan dibutuhkan untuk memungkinkan kami menyelenggarakan kompetisi. Karena ditinggalkannya klub karena tekanan dari pemerintah, negara dan UEFA, yang tak lagi ada."

"Yang tersisa adalah perusahaan yang haknya diatribusikan oleh pengadilan. Kami berhak menyelenggarakan kompetisi, jika kami mau."

"Kami ingin berdialog. Dengan UEFA, ya, tapi ini masalah global. Jika kami diberi sanksi, kami tidak akan tinggal diam. Ada CAS dan pengadilan biasa. Semua klub di dunia berhutang dan di sana ada orang lain di dunia sepak bola yang semakin kaya," urai Laporta.