Perkuat setiap lini

Marouane Fellaini dikabarkan akan angkat kaki pada akhir musim. (Sportskeeda)

Sejak Sir Alex Ferguson memilih pensiun pada 2013, Manchester United telah lima tahun berusaha membangun tim yang solid. The Red Devils memiliki beberapa pemain kelas wahid seperti Alexis Sanchez, David De Gea, Romelu Lukaku, Nemanja Matic, dan Paul Pogba.

Namun, terdapat juga pemain lainnya masih sulit tampil apik sehingga digosipkan akan dilego pada bursa transfer musim panas 2018. Matteo Darmian dan Daley Blind dilaporkan sudah tidak masuk dalam rencana Man United pada musim depan. Sementara itu, Marcos Rojo dan Marouane Fellaini juga dikabarkan sangat dekat dengan pintu
keluar Manchester United.

Skuat asuhan Jose Mourinho terlihat memiliki beberapa kekurangan. Pada lini depan, ketika Lukaku cedera Mourinho kelimpungan mencari pengganti yang sepadan. Anthony Martial dan Marcus Rashford dinilai tak setajam Lukaku.

Lukaku adalah pencetak gol terbanyak bagi Man United dengan 27 gol di berbagai kompetisi. Eks Everton tersebut unggul lebih dari dua kali lipat dari pemain tersubur kedua, Jesse Lingard.

Sementara itu, pada era Ferguson, pos juru gedor dihuni Javier Hernandez, Robin van Persie, dan Wayne Rooney yang memiliki kemampuan relatif seimbang. Kabarnya, untuk mengatasi hal tersebut, Man United akan memboyong Harry Kane dari Tottenham Hotspur.

Pada sektor gelandang, sejak hengkangnya Paul Scholes dan dengan Michael Carrick yang akan pensiun pada akhir musim, Manchester United kehilangan motor permainan. Penggawa Real Madrid seperti Toni Kroos dan Luka Modric adalah gelandang yang dibutuhkan Manchester United saat ini.

Lini belakang juga tak luput dari kekurangan. Victor Lindelof dan Chris Smalling masih belum menjadi benteng yang kokoh, adapun Phil Jones kerap diterpa cedera. Menurut kabar yang dilansir beberapa media Inggris, Jose Mourinho telah meminta untuk memboyong Toby Alderweireld.

Rekrutmen yang tepat pada bursa transfer musim panas harus dilakukan jauh sebelum musim baru dimulai agar Mourinho memiliki waktu untuk meracik strategi terbaik.