BolaSkor.com - Pelatih tim nasional basket Indonesia, Wahyu Widayat Jati, tak memasang target muluk pada SEA Games 2019. Memertahankan medali perak sudah cukup bagi pria yang akrab disapa Cacing tersebut.

Pada SEA Games 2017 di Malaysia, Indonesia merebut medali perak setelah kalah dari Filipina di partai final. Namun, Cacing tak ingin memutus harapan karena peluang merebut medali emas tetap terbuka.

"Targetnya memertahankan perak. Kalau saya bilang peluangnya masih 50:50. Karena kita juga tak tahu kekuatan lawan," kata Cacing.

Peraturan yang belum jelas juga menjadi kendala Cacing menentukan target. Seharusnya, setiap tim diperbolehkan memakai lebih dari satu pemain asing seperti Asian Games 2018.

Baca Juga:

Lakers Tunjuk Eks Pacers Sebagai Pelatih Anyar

Potensi Reuni Kyrie Irving dan LeBron James di Lakers

Jika aturan itu kembali berlaku, maka tim nasional basket Indonesia kemungkinan akan keteteran. Filipina dan Thailand yang memiliki lebih banyak pemain keturunan akan lebih diuntungkan.

Sementara tim nasional basket Indonesia hingga saat ini masih mencari pemain naturalisasi. Penggawa CLS Knights Indonesia, Maxie Esho, berada di daftar terdepan.

"Nah rules-nya kami tidak tahu. Jika seperti Asian Games kemarin, semua yang punya darah Filipina, punya paspor boleh main. Seperti Thailand misalnya punya tiga pemain asing," ujar Cacing.

"Sekarang kami punya satu pemain naturalisasi. Tiga pemain asing lawan satu, ya kami tidak tahu," sambungnya.