BolaSkor.com - Pelatih Timnas Thailand, Alexandre 'Mano' Polking menanggapi rekor buruk skuat Indonesia di partai final Piala AFF. Dalam lima kesempatan di final untuk memperebutkan gelar juara, skuat Garuda selalu gagal.

Pada edisi 2000 Timnas Indonesia kalah 1-4 dari Thailand di final. Pun di edisi 2002.

Kegagalan untuk meraih gelar juara juga terjadi pada 2004. Timnas Indonesia kalah agregat 2-5 dari Singapura. Adapun pada 2010 kalah agregat 2-4 dari Malaysia di final. Timnas Indonesia kembali menjadi runner-up pada 2016 setelah kalah 2-3 dari Thailand.

"Saya tahu bagaimana catatan Indonesia dengan baik. Mereka beberapa kali mendekati gelar juara. Tapi tim mana pun yang sampai ke final tentu akan berusaha untuk menang," kata Mano Polking.

Baca Juga:

Sadar Dukungan Besar untuk Timnas Indonesia, Egy Janjikan Upaya hingga 'Mati-matian'

Thailand Kehilangan Dua Pemain, Shin Tae-yong Tak Anggap Keuntungan

Mano Polking enggan terlalu memikirkan catatan sebelumnya. Termasuk bagaimana Thailand meraih lima kali gelar juara dalam delapan kesempatan di final.

"Saya tidak mau memikirkannya terlalu jauh. Kami akan melakukan segalanya untuk membawa titel juara," jelasnya.

Thailand juga enggan menganggap enteng pertahanan Timnas Indonesia. Skuat Garuda kerap kebobolan dalam perjalanan menuju final. Gawang Indonesia hanya sekali clean sheet saat berhadapan Vietnam.

"Kami tahu Indonesia bisa bertahan dengan bagusnya seperti melawan Vietnam, yang berakhir 0-0 di fase grup. Itu juga yang membuat mereka finis di tempat pertama."

"Mereka juga menunjukkan di laga lain melawan Laos, Kamboja, Singapura, bisa agresif dan defensif. Kami akan mempersiapkan diri untuk hal itu," sambung Mano Polking.

Hal ini disampaikan jelang pertemuan di final leg pertama yang akan berlangsung di Stadion Nasional, Rabu (29/12). Adapun leg kedua dijadwalkan 1 Januari 2022.