BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy tak terlalu peduli kemenangan besar yang diperoleh anak asuhnya. Skuat Garuda menang 6-0 dalam laga uji coba kontra Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (15/6).

Timnas Indonesia yang mendominasi mencetak gol cepat pada menit kedua. Adalah Alberto 'Beto' Goncalves yang membuka keunggulan skuat Garuda.

Evan Dimas memperbesar keunggulan lewat sepakan dari luar kotak pada menit ke-18. Bola yang meluncur deras tak mampu dihalau kiper Vanuatu Dick Taiwai.

Timnas Indonesia terus mencoba dan mendapat sejumlah peluang. Pada menit ke-21, percobaan gagal. Sementara bola sepakan Vanuatu pada menit ke-26 diblok Andritany Ardhiyasa.

Garuda baru mencetak gol lagi dua menit babak kedua berjalan. Alberto Goncalves kembali mencatatkan namanya. Beto mencetak gol lagi pada menit ke-61 setelah menerima umpan Andik Vermansah yang dibiarkan Evan Dimas, serta mengecoh bek lawan.

Baca Juga:

Timnas Indonesia 6-0 Vanuatu: Beto Quattrick, Evan Dimas Dua Gol

Menonton Timnas Indonesia Berlaga Jadi Ajang Melepas Rindu Pelatih Persija Julio Banuelos

Dua menit berselang, Beto hampir menjebol Vanuatu lagi. Itu sebelum mencetak gol keempat baginya lewat sundulan pada menit ke-65 dan ditarik pada menit ke-69.

Sementara gol keenam Timnas Indonesia dibuat Evan Dimas pada menit ke-74 setelah menerima umpan Dedik Setiawan.

Simon McMenemy lebih menyoroti performa pemainnya. "Yang penting, bukan menang 6-0, tapi bagaimana kami menguasai pertandingan."

"Kami tidak buru-buru menyerang dan bisa menguasai. Kami sabar, tahu kapan menyerang dan bertahan. Bisa saja kami kebobolan jika itu tak terjadi," kata Simon McMenemy.

Simon McMenemy berharap Timnas Indonesia terus meningkat dan makin siap sebelum babak kualifikasi bersama Piala Dunia 2020 dan Piala Asia 2023.

"Secara keseluruhan kami bagus. Kami baru dari Yordania dan ini menjadi jawaban. Kami juga belajar dari kekalahan."

"Dengan segala hormat ke Vanuatu, kami sudah ditunggu banyak tim besar. Saya harap proses berlanjut dan kami akan siap menunggu siapa lawan pertama pada September," jelas Simon McMenemy.