BolaSkor.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong akan mengalihkan fokusnya ke Skuat Garuda Senior. Apalagi, agenda pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Spanyol sudah selesai.

TC Timnas Indonesia U-19 selesai lebih cepat dari rencana awal. Semula Garuda Muda direncanakan mengadakan pemusatan latihan hingga 31 Januari. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi menjelaskan bahwa Pratama Arhan dkk. akan bertolak ke Indonesia pada Rabu (13/1).

Pelatih fisik Timnas Indonesia, Lee Jae-hong dalam akun Instagram-nya juga menjelaskan bahwa tim pelatih akan mempersiapkan Skuat Garuda untuk sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Baca Juga:

Timnas UEA Hadapi Irak, Shin Tae-yong Lakukan Pemantauan

Park Hang-seo Tak Masalah Hadapi Shin Tae-yong di Tempat Netral

Timnas Indonesia akan menjalani dua laga pada Maret 2021. Masing-masing di kandang Thailand pada 25 Maret sebelum menjamu Uni Emirat Arab (UEA) pada 30 Maret.

Hal ini berdasarkan jadwal yang belakangan disirkuler oleh AFC. Jika laga Maret tak bisa digelar sebagai dampak pandemi Virus Corona, AFC kemungkinan mengambil opsi dengan menggelar sisa kualifikasi secara terpusat pada Juni.

Adapun laman PSSI menjelaskan bahwa Shin Tae-yong akan menggelar pemusatan latihan pada Februari 2021. Pemusatan latihan diperkirakan akan begitu fokus pada kondisi fisik.

Massa otot menjadi perhatian Lee Jae-hong. Kurangnya hal tersebut disinyalir menjadi sebab lima kekalahan yang diperoleh Timnas Indonesia.

"Mulai sekarang, kami perlu mempersiapkan untuk Kualifikasi Piala Dunia bulan Maret dengan pemain baru. Inbody data mengatakan, itu alasan mengapa Timnas Indonesia kalah lima pertandingan berturut-turut. Data yang sederhana dalam persoalan ini," tulis Lee Jae-hong di akun Instagram-nya.

Massa otot sebelumnya juga menjadi persoalan di Timnas Indonesia U-19 sebelum peningkatan terus dilakukan. Lee Jae-hong sempat membandingkan dengan data pemain tim as Korea U-20 yang menjadi runner-up Piala Asia U-19 2018 dan Piala Dunia U-20 2019.

”Rata-rata massa otot (kg) sangat rendah," tulis Lee Jae-hong.

"Aksi eksplosif sepak bola didasarkan pada otot. Dan juga mempertahankannya didasarkan pada otot. Jadi pemain harus berusaha mendapatkan lebih banyak otot melalui latihan dan nutrisi yang baik," sambungnya.

"Meski butuh waktu lama, kita harus mempersiapkannya dari bawah. Untuk sukses pelatih, saya akan melakukan pekerjaan meski beberapa orang mengatakan hal buruk tentang saya. Tidak ada dampak tanpa sebab," jelas Lee Jae-hong.