BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan peringatan kepada para pemain Timnas Indonesia U-19/U-20. Ia ingin para pemain serius menghadapi pemusatan latihan (TC).

Pasalnya, kegiatan Timnas Indonesia U-19 memakai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang notabenenya merupakan uang rakyat. Ia tak segan-segan memperingatkan kepada pemain yang mentalnya jelek akan dicoret.

Saat ini, Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani TC di Stadion Madya, Jakarta, 13-23 November mendatang. Ada 38 pemain yang dipanggil manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam TC kali ini. Namun, Shin Tae-yong memantau TC melalui virtual dari Korea Selatan, sedangkan asisten pelatih Nova Arianto menjadi penanggung jawab di lapangan.

TC ini sebagai persiapan lanjutan Skuat Garuda Muda menghadapi Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 3-20 Maret 2021. Lalu Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia pada bulan Mei tahun depan.

Baca Juga:

Penyebab Bagus Kahfi Tidak Ikut TC Timnas U-19 meski di Jakarta

TC Timnas Indonesia U-19 di Jakarta Tanpa Laga Uji Coba

Tak ayal, selain penyelenggaraan yang berhasil, target Piala Dunia U-20 mengharuskan Timnas Indonesia U-19 sukses. Pemeritah Republik Indonesia mendukung dan membiayai program Skuat Garuda Muda.

"Pakai uang negara, pakai pesawat, makan terjamin, tidur di hotel bagus, kalian hanya berlatih, jadi jangan putus asa, jangan bosan berlatih, jangan jenuh. Uang yang kalian pakai uang rakyat, ingat lambang garuda lebih besar dari nama dan nomor punggung di belakang," kata Iriawan dikutip dari channel YouTube miliknya.

"Kalian hanya berlatih, berlatih dan berlatih. Mental yang utama. Kalian bagaimana pun hebatnya kalau mentalnya jelek, pasti keluar dari sini."

"Meski tanpa STY, mereka tetap memantau dari Korea Selatan. Latihan ini dibuat supaya tetap jaga kondisi, performa, stamina pemain karena akan mewakili di kejuaraan," pungkasnya.