BolaSkor.com - Anda pendukung setia timnas Italia? Jika Anda kecewa karena Italia gagal lolos Piala Dunia 2018, tidak perlu khawatir. Masih ada timnas Uruguay yang masih bertahan di Piala Dunia 2018 dan lolos ke perempat final.

Mengapa Uruguay? Bukankah mereka tim yang menyingkirkan Italia di penyisihan grup Piala Dunia 2014? Betul, Uruguay memang menyingkirkan Italia kala itu. Tapi, sejak momen tersebut, identitas bermain Italia seolah pindah ke Uruguay melalui 'cokotan' Luis Suarez kepada Giorgio Chiellini.

Uruguay satu dari empat atau lima tim yang lolos ke perempat final dengan sistem bermain anti-penguasaan bola. Tema ini sedang menjadi tren di Piala Dunia 2018: tim-tim yang mengagungkan penguasaan bola, kalah dari tim yang bermain efisien, efektif ketika melancarkan serangan balik, dan kuat ketika bertahan.

Dalam tulisan Liam Rosenior, bek Brighton & Hove Albion, di Guardian, fakta memperlihatkan 38 gol yang tercipta di laga pertama seluruh penyisihan grup Piala Dunia 2018, 21 (53 persen) di antaranya tercipta dari situasi bola mati. Peningkatan dari Piala Dunia 2014 (25 persen).

Artinya, lebih banyak tim yang mencoba memaksimalkan situasi bola mati untuk mencetak gol, dengan memperkuat sisi bertahan. Andil VAR (Video Asisten Wasit) memang ada di balik peningkatan situasi bola mati itu.

Akan tapi, fakta bahwa tim-tim yang memiliki persentase penguasaan bola yang tinggi per laganya, seperti Spanyol, Jerman, Argentina, Swiss, tersingkir di Piala Dunia 2018 sudah memperlihatkan perubahan radikal dalam permainan sepak bola di era modern. Selanjutnya Next Page