BolaSkor.com – Brasil era kepelatihan Tite kerap merotasi pemain yang menggunakan ban kapten. Namun jelang laga uji coba melawan Amerika Serikat, sang pelatih mengumumkan telah mengakhiri sistem rotasi kapten.

Sebagai gantinya ia menunjuk pemain Paris Saint Germain, Neymar sebagai kapten tim permanen.Sang pemain menyambut antusiasi keputusan Tite. Menurutnya jabatan kapten tim akan membuatnya semakin merasa bertanggung jawab atas prestasi yang diraih timnas.

Namun tentu saja keputusan Tite menuai pro dan kontra. Satu sisi, jika melihat kemampuan Neymar, ia memang layak menjadi kapten tim. Satu sisi lain, pemain ini sudah kadung dicap sebagai tukang bersandiwara di lapangan.

Neymar memang baru saja melewati periode sulit bersama timnas pada Piala Dunia 2018. Tidak hanya fakta Brasil dikandaskan Belgia di perempat final, namun juga aksinya yang kerap berlebihan bila menerima pelanggaran dari lawan.

Berbicara kepada media di samping Tite usai ditahbiskan sebagai kapten tim, Neymar mengeluarkan keluh kesah selama ini. "Saya menerima lagi (kapten timnas) karena saya telah banyak belajar dan saya akan belajar lebih banyak lagi. Tanggung jawab ini akan menjadi hal yang baik bagi saya," kata Neymar.

Mengenai kritik ia tukang bersandiwara, Neymar merespons: "Saya tidak bisa berbicara banyak. Saya tipe pemain yang mendapat bola 11 kali dan sebanyak 10 kali langsung diadang lawan.

"Saya berpikir mereka tidak akan membiarkan saya lewat tanpa melakukan sedikit kontak. Saya tidak bisa bilang, 'Hei, permisi biarkan saya cetak gol'. Saya menderita banyak pelanggaran pada Piala Dunia. Itu faktanya," Neymar mengungkapkan.*