BolaSkor.com - Pemandangan menarik tersaji usai Liverpool mengalahkan Atletico Madrid pada laga ketiga grup B Liga Champions 2021-2022. Pelatih kedua tim tidak saling berjabat tangan seperti yang biasa dilakukan setelah pertandingan.

Dalam laga yang berlangsung di Estadio Wanda Metropolitano, Rabu (20/10) dini hari WIB, Liverpool sukses mempecundangi Atletico yang bertindak sebagai tuan rumah. The Reds menang dengan skor tipis 3-2.

Laga kedua tim berlangsung sengit. Liverpool dan Atletico dua kali saling berbalas gol sepanjang babak pertama lewat aksi Mohamed Salah, Naby Keita, dan Antoine Griezmann (dua gol).

Baca Juga:

Hasil Laga-laga Liga Champions: Liverpool Atasi 10 Pemain Atletico, Milan Kalah

Drama Lima Gol di Wanda Metropolitano, Mo Salah Ukir Rekor

Alasan Mohamed Salah Layak Menangi Ballon d'Or 2021

Diego Simeone

Liverpool kemudian mendapat keuntungan pada awal babak kedua saat Griezmann diusir keluar lapangan. Pemain berkebangsaan Prancis itu menerima kartu merah langsung karena kakinya mengangkat terlalu tinggi dan mengenai kepala pemain lawan.

Liverpool mendapat keuntungan lain saat wasit menghadiahi penalti pada menit ke-78. Kesempatan itu mampu dimanfaatkan Salah untuk mencetak gol kemenangan.

Tak lama kemudian, giliran Atletico yang mendapat hadiah penalti usai Jose Maria Gimenez dilanggar di kotak terlarang. Namun keputusan itu dianulir setelah wasit mengecek VAR.

Kondisi ini tampaknya membuat Diego Simeone tidak puas. Pelatih Atletico itu langsung berlari ke lorong stadion dan masuk ke ruang ganti begitu wasit meniup peluit panjang.

Padahal di sisi lain, Jurgen Klopp berniat menghampirinya untuk bersalaman. Pria berkebangsaan Jerman itu pun terlihat heran dengan sikap yang ditunjukkan Simeone.

“Kami tidak suka itu, tapi ya situasinya jelas. Saya ingin menjabat tangannya dan reaksinya saya pikir tidak begitu keren,” kata Klopp kepada BT Sport.

Meski mengaku kecewa, Klopp bisa memaklumi sikap Simeone tersebut. Ia yakin aksi rekan seprofesinya itu murni karena emosi sesaat.

"Lain kali bertemu, kita pasti akan berjabat tangan. Dia jelas marah, bukan dengan saya tapi dengan permainannya," tambahnya.

Penjelasan Simeone

Tak lama kemudian, Simeone memberi penjelasan terkait aksinya tersebut. Ia mengaku memang tidak terbiasa untuk bersalaman dengan pelatih lain seusai pertandingan.

"Saya tidak pernah berjabat tangan setelah pertandingan, karena saya tidak menyukainya. Itu tidak sehat baik bagi yang menang maupun yang kalah," kata Simeone.

"Begitulah cara saya melihatnya. Namun sekarang ketika saya melihatnya (Klopp), saya akan menjabat tangannya tanpa masalah."