BolaSkor.com - Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, menolak ide pemotongan gaji pesepak bola. Menurutnya, masih ada cara lain untuk ikut berpartisipasi melawan pandemi virus corona.

Barcelona dan Atletico Madrid adalah klub LaLiga yang telah mengonfirmasi akan melakukan pemangkasan gaji pemain hingga 70 persen. Langkah tersebut diambil untuk menyelamatkan keuangan klub di tengah krisis virus corona.

Baca Juga:

Mengenang Lorenzo Sanz, Presiden La Septima yang Mengubah Sejarah Real Madrid

4 Pemain yang Jadi Fondasi Kebangkitan Real Madrid di Era Lorenzo Sanz

Eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz Meninggal Dunia karena Virus Corona

Toni Kroos

Sementara itu, Real Madrid belum mengambil keputusan apa pun. Sikap El Real itu mendapatkan dukungan penuh dari Toni Kroos. Gelandang asal Jerman tersebut menilai pemangkasan gaji pemain adalah langkah sia-sia.

"Pemotongan gaji seperti sumbangan sia-sia, atau ke klub. Itu harus menjadi pilihan bagi semua orang untuk dipertimbangkan. Saya pikir lebih baik mendapatkan gaji penuh dan kemudian melakukan hal yang benar dengan itu," papar Kroos kepada podcast SWR Sport.

"Saya rasa, itu tidak perlu di sini. Hal lain adalah pertanyaan tentang apa yang saya lakukan dengan semua uang yang saya dapatkan? Kita semua harus membantu di mana bantuan dibutuhkan. Ada banyak tempat di mana bantuan diperlukan saat ini."

Pernyataan Toni Kroos senada dengan pendapat kapten Derby County, Wayne Rooney. Mantan pemain Manchester United menilai, lebih baik para pemain menerima gaji penuh, kemudian memberikan sebagian untuk memerangi virus corona.

Pandemi virus corona telah membuat sebagian besar kompetisi sepak bola di Eropa dihentikan. Sejauh ini, belum ada kepastian kapan kompetisi akan kembali bergulir. Bahkan, berkembang wacana untuk penghentian permanen.