BolaSkor.com - AC Milan menyiakan kekalahan Napoli untuk menjaga jarak dalam perebutan Scudetto (titel Serie A). Pada pekan 32 Serie A di markas Torino, Olimpico di Torino, Il Rossoneri bermain imbang 0-0, Senin (11/04) dini hari WIB.

Kendati posisi Milan di klasemen lebih baik dari Torino, tetapi kekuatan kedua tim relatif sama kuat di Turin. Milan dan Torino sama-sama melepaskan 14 tendangan (tiga tepat sasaran), Torino hanya kalah penguasaan bola 43 persen berbanding 57 persen.

Milan masih berada di urutan satu dengan 68 poin dari 32 laga, diikuti juara bertahan sekaligus rival sekota, Inter Milan, dengan 66 poin dari 31 pertandingan serta Napoli dengan 66 poin dari 32 pertandingan.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Barcelona Menang Dramatis, AC Milan Ompong

Marco Asensio dalam Buruan AC Milan dan Arsenal

Gagal Menang, Pioli Bantah Milan Gugup Dikejar Inter

Milan gagal taklukkan Torino

“Selama dua atau tiga minggu terakhir, siapa pun yang dijuluki favorit cenderung terpeleset. Ini adalah liga yang sangat kompetitif, setiap pertandingan sulit dan Anda tidak bisa menerima begitu saja," terang Stefano Pioli, pelatih Milan seperti dilansir dari Football-Italia.

“Kami mencoba segalanya malam ini, mengetahui bahwa kami juga bisa melakukan yang lebih baik. Saya tidak melihat tim yang cemas atau terganggu fokusnya."

"Kami mencoba menciptakan peluang, seimbang, solid. Kita semua tahu betapa berartinya permainan ini, karena semakin banyak waktu berlalu, semakin banyak bobot yang dimiliki setiap poin."

“Kami menginginkan tekanan ini dan menempatkan diri kami dalam situasi ini, jadi kami harus menyambutnya. Ini adalah skuat muda, kami berada di atas sana dan berjuang untuk sesuatu yang spesial.”

“Saya tidak suka berpikir seperti itu. Jangan lupa dalam tiga minggu terakhir orang mengatakan kami adalah favorit super, lalu Napoli, lalu Inter. Itu (Scudetto) akan diperebutkan hingga akhir," terang Pioli.

Milan pun telah melalui dua laga beruntun Serie A dengan dua hasil imbang tanpa gol, tak bisa mencetak gol. Menurut Opta untuk kali pertama Milan imbang tanpa gol di dua laga Serie A beruntun setelah terakhir terjadi pada Desember 2018, uniknya lawannya juga sama: Bologna dan Torino.

Milan gagal meraih poin penuh, tapi bagi Torino arahan Ivan Juric mereka mencatatkan clean sheets dan nama bek Torino, Gleison Breimer kian populer.

Sudah bukan rahasia lagi apabila bek asal Brasil itu diincar klub-klub Eropa, termasuk dari Italia seperti Inter Milan. Pasca melawan Milan Breimer jadi satu-satunya pemain di lima liga top Eropa yang membuat 100 atau lebih interceptions, alias memotong bola dari permainan lawan.

Musim ini bek berusia 25 tahun sudah memainkan 29 laga di seluruh kompetisi (2.548 menit), menorehkan tiga gol, dan memberikan satu assist. Banderolnya ada pada kisaran 30-35 juta euro.