BolaSkor.com - Pihak kepolisian Bandung angkat bicara mengenai batalnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang sejatinya akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (2/10).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan secara prinsip, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk mengamankan laga Persib kontra Persija. Namun pertandingan batal terlaksana seiring adanya insiden kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa lebih dari 100 penonton usai laga Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) malam.

"Kita sekarang ada di lapangan GBLA untuk mempersiapkan pertandingan Persib dan Persija, namun karena ada pertimbangan baik dari sisi PSSI dan PT LIB, panitia dan juga Mabes Polri sehingga untuk ditunda pertandingannya. Sehingga dengan demikian rencana pertandingan Persib dan Persija ditunda sampai dengan ada informasi yang akan dilaksanakan perencanaan untuk pertandingan selanjutnya," kata Ibrahim Tompo di GBLA, Minggu (2/10).

Baca Juga:

Persib Vs Persija Ditunda, Bobotoh Diminta Tak Khawatir soal Tiket

Laga Kontra Persib Ditunda, Persija Menunggu Surat Resmi LIB

Ia mengaku sangat mengetahui peristiwa yang terjadi di Malang. Menurutnya, ini merupakan duka yang cukup mendalam karena menimbulkan banyak korban.

"Ini mungkin akan menjadi pelajaran berharga bagi kita ke depan dan juga pelajaran berharga bagi masyarakat dan pendukung sepak bola utamanya yang berada di Jabar. Kita berharap semoga pertandingan selanjutnya bisa berlangsung dengan aman dan tertib. Dan saya berharap tidak ada korban dan permasalahan yang akan timbul."

"Kita sama-sama ingin berekspresi menikmati suatu pertandingan tanpa ada permasalahan baik materi maupun korban jiwa. Untuk itu kita imbau ke depan agar bisa menjaga kondusifitas situasi dan pertandingan bisa di langsungkan dengan baik," harapnya.

Ibrahim Tompo akui sudah menyiapkan ribuan personel keamanan untuk pertandingan Persib melawan Persija ini. Sebab pertandingan ini perlu mendapatkan pengamanan ekstra dibandingkan laga sebelumnya.

"Kita standby di sini untuk melihat kondisi masyarakat dan pengunjung yang hadir sampai kondisinya sudah kondusif dan aman, baru anggota bisa meninggalkan tempat ini. Kalau pun masyarakat yang sudah tahu dengan kondisi ini sebagai nya balik ke daerah masing-masing agar tidak terjadi keramaian massa yang bisa menimbulkan keramaian massa tanpa ada tujuan yang jelas," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)