BolaSkor.com - Timnas Italia secara mengejutkan mampu menjadi juara grup 3 League A UEFA Nations League 2022-2023. Kesuksesan ini menjadi bukti revolusi yang dilakukan Roberto Mancini selaku pelatih mulai terlihat.

Italia memang kurang diunggulkan untuk menjadi yang terbaik di grup ini. Hal itu tak lepas dari keberadaan Inggris dan Jerman sebagai pesaing Gli Azzurri.

Kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 menjadi salah satu penyebab Italia tak diunggulkan. Apalagi Mancini mulai meremajakan skuatnya.

Baca Juga:

Hasil UEFA Nations League: Inggris Diimbangi Jerman, Italia Lolos ke Semifinal

Ketika Italia Menjinakkan Inggris

Hasil UEFA Nations League: Italia Degradasikan Inggris, Jerman Kalah Mengejutkan

Langkah Italia untuk merebut status juara grup tak mulus. Gianluigi Donnarumma hanya mengemas lima poin dari empat laga perdana sehingga tertahan di peringkat ketiga.

Namun Italia berhasil tancap gas pada dua laga pamungkas. Kemenangan atas Inggris dan Hungaria membuat mereka menyalip di tikungan terakhir untuk melaju ke semifinal.

Dua kemenangan terakhir Italia tak lepas dari keberanian Mancini. Ia dengan jitu mengubah formasi baku timnya dari 4-3-3 ke 3-5-2.

Tak sampai di situ, Mancini juga berani mengandalkan pemain muda di lini depan. Giacomo Raspadori yang baru berusia 22 tahun pun menunjukkan sinarnya dengan mencetak dua gol.

“Beberapa hal memang berubah, misalnya dua striker lebih dekat daripada dalam formasi 4-3-3, dan pertahanan juga bergerak. Para bek sayap mendorong dengan baik hari ini dan bagus untuk memiliki opsi yang bisa kami pilih," kata Mancini usai laga kontra Hungaria.

"Saya tidak memiliki sistem taktis dasar, kami bisa bermain di sistem apa pun, itu hanya masalah latihan. Banyak pemain dalam skuad sudah bermain 3-5-2 di level klub."

Italia untuk kali kedua secara beruntun mampu lolos ke semifinal UEFA Nations League. Ini menjadi sebuah hadiah hiburan untuk para suporter setelah dua kali beruntun pula absen dari Piala Dunia.

Italia gagal melaju ke final pada kesempatan pertama tahun lalu meski bertindak sebagai tuan rumah. Mancini kini ingin membawa pasukannya melaju lebih jauh.