BolaSkor.com - Timnas Inggris harus menanggung malu saat berpartisipasi pada ajang UEFA Nations League 2022-2023. Tim asuhan Gareth Southgate tersebut seolah mengalami mimpi buruk yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Inggris tergabung di grup 3 League A bersama Italia, Jerman, dan Hungaria. The Three Lions pun menjadi salah satu favorit untuk menjuarai grup ini dan melaju ke semifinal.

Namun kenyataan yang terjadi sangat jauh dari harapan. Jangankan merebut puncak klasemen, Inggris bahkan sangat sulit untuk meraih kemenangan.

Baca Juga:

Hasil UEFA Nations League: Italia Degradasikan Inggris, Jerman Kalah Mengejutkan

5 Laga Seru yang Dapat Dinikmati di Jeda Internasional September

Umumkan 28 Nama Skuad Timnas Inggris, Pilihan Gareth Southgate Dipertanyakan

Inggris mengawali turnamen dengan kekalahan mengejutkan di kandang Hungaria. Hasil ini tampaknya memberikan pukulan telak bagi Harry Maguire dan kawan-kawan.

Inggris kemudian mencatatkan empat laga selanjutnya tanpa kemenangan. Rekornya adalah meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Raihan dua poin dengan sisa satu laga membuat Inggris terbenam di dasar klasemen. Finalis Piala Eropa 2020 juga dipastikan terdegradasi ke League B karena tak mungkin mengejar poin pesaing di atasnya.

Buruknya performa Inggris di turnamen ini terlihat dari statistik. Inggris hanya mampu mencetak satu gol yang tercipta lewat penalti Harry Kane saat bermain imbang kontra Jerman.

Itu artinya Inggris belum mampu mencetak gol dari permainan terbuka. Sepanjang UEFA Nations League edisi ini, hanya San Marino yang punya catatan serupa.

Secara keseluruhan, Inggris telah melewati lima laga tanpa kemenangan yang pertama kali sejak 2014. Khusus untuk laga resmi, hal yang sama terakhir kali terjadi pada 1992 silam.

Performa buruk Inggris kemudian disempurnakan dengan kegagalan mencetak gol dalam tiga laga terakhir. Itu merupakan yang terlama sejak November 2020.

Jika bola mati tak dihitung, Inggris sudah melakoni 495 menit pertandingan tanpa mencetak gol dari permainan terbuka. Raheem Sterling menjadi pencetak gol terakhir Inggris dari open play saat mengalahkan Pantai Gading pada Maret silam.

Catatan minor ini tentu bukan modal yang baik bagi Inggris untuk berlaga di Piala Dunia 2022. Peluang juara edisi 1966 untuk mengulangi kejayaannya di Qatar kian menipis.