BolaSkor.com - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, membeberkan perkembangan rencana uji coba menghadirkan penonton di Liga 1 2021/2022. Lukita mengatakan sudah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan hal tersebut.

"Ada tim khusus yang saya bentuk. Itu dari LIB juga. Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan akan presentasi. Katanya sudah tahap akhir," kata Akhmad Hadian Lukita kepada awak media di Jakarta.

Baca Juga:

Liga 1 Ditarget Selesai Maret 2022, LIB Akan Pangkas Jumlah Series

Pincang, Persija Dipastikan Tanpa 8 Pemain Andalan saat Hadapi Persib

Lukita mengatakan, tim khusus tersebut akan melakukan presentasi kepada direksi LIB. Mereka menyiapkan skema terkait tahapan calon penonton memesan tiket sampai memastikan mereka duduk di bangku yang sesuai dengan nomor di tiketnya.

"Harapannya akhir November atau awal Desember (pekan ke-14 atau 15) kita bisa coba," ujar Lukita.

Terkait pertandingan mana yang akan dijadikan uji coba rencana tersebut Lukita belum bisa memastikan. Menurutnya, sebelum memutuskan pertandingan mana yang dipilih, LIB harus mengkaji banyak hal.

"Ada risiko-risiko yang apakah bigmatch, apakah seru match, atau apa. Ini yang lagi kita pertimbangkan. Tapi jujur, ini juga semua harus kita persentasikan ke pemerintah. Nanti kan pasti ditanya, "Anda sudah sejauhmana membangun sitem" nanti kita akan minta waktu, karena waktu itu setelah dengan Pak Menpora (Zainudin Amali), setelah itu kita usahakan untuk rakor lagi dengan pihak-pihak terkait," tutur Lukita.

Lukita menambahkan, LIB sudah punya calon kuat stadion yang akan dijadikan tempat uji coba pertandingan Liga 1 dengan penonton. Stadion tersebut adalah Manahan, Solo.

"Kalau di Jawa Tengah, ya, Manahan, karena satu-satunya yang pakai number seat," tutur Lukita.

Namun, untuk tahap awal uji coba pertandingan dengan penonton ini, LIB memastikan pihaknya belum melepas tiket secara umum. Tiket hanya akan diberikan kepada undangan.

Meski bersifat undangan, namun unsur dari suporter akan tetap dilibatkan oleh LIB.

"Selain suporter, kami juga akan mengundang pemerintah daerah terkait, Satgas COVID-19, sponsor, dan calon partner. Lalu, Askot dan Askab PSSI setempat dan mungkin Asprov juga akan kami undang," ujar Lukita.

Lukita berharap para undangan tersebut nantinya tidak hanya sekadar menonton pertadingan, tetapi juga mensosialisasikan cara menonton sepak bola di stadion dalam masa pandemi COVID-19 ini.

"Anggaplah kita kasih tiket virtual, tiketnya tidak dijual, kita kasih, tapi anggaplah sudah beli tiket, dikasih nomor duduknya, nanti kita arahkan ke mana, skenario-skenario itu yang mungkin sambil akan kita buka," kata Lukita.

"Mereka boleh pakai Instagram, ini sekarang (cara menontonnya) begini. Kita sudah boleh masuk, dengan catatan duduknya seperti ini seperti ini. Kita pingin juga mereka jadi agen kita dalam berkampanye soal ini," tutur pria yang akrab disapa Lulu itu.