BolaSkor.com - Derby London akan berlangsung di Stadion Olimpic Baku, Azerbaijan, antara Arsenal kontra Chelsea, Kamis (30/5) dini hari WIB dalam laga bertajuk final Liga Europa. Jelang laga tersebut, Unai Emery, manajer Arsenal, beberkan cara agar timnya mampu menghentikan Chelsea.

Cara yang dibeberkan Emery cukup sederhana: matikan Eden Hazard. Menurut manajer asal Spanyol itu, menghentikan Hazard dapat memperbesar kans The Gunners meraih kemenangan atas The Blues asuhan Maurizio Sarri.

Sudah bukan rahasia lagi jika Hazard merupakan nyawa permainan Chelsea. Bintang asal Belgia berusia 28 tahun punya kemampuan menjadi pembeda hasil akhir laga dengan kualitasnya bermain.

Emery bahkan tidak ragu mengatakan Hazard sebagai kuartet pemain terbaik dunia saat ini, mendekati level: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, serta sejajar dengan level bermain Neymar dan Mohamed Salah.

Baca Juga:

Tiket Penerbangan ke Azerbaijan Mahal, Fans Chelsea Lakoni Perjalanan Gila Menuju Baku

Final Liga Europa Terancam Dimainkan di Depan Kursi Kosong Stadion Olympic Baku

Chelsea Dapat Kabar Buruk Jelang Final Liga Europa

Eden Hazard

"Kami tahu betul Chelsea, tim dengan kualitas dan level fisik tinggi. Hazard pemain terbaik saat ini, khususnya di momen-momen menentukan. Inilah yang harus kami hindari," ucap Emery kepada El Mundo.

"Chelsea punya kemampuan menang berkatnya dan kemampuan itu saya hanya melihatnya pada (Lionel) Messi, Cristiano (Ronaldo), Neymar, atau (Mohamed) Salah. Bagi saya, dia kuartet terbaik di dunia," sambungnya.

Chelsea tim yang berkualitas dan komplit. Sarri mementingkan kolektivitas bermain dan Hazard bak buah ceri di atas kue: penyempurna permainan Chelsea.

"(Manchester) City contohnya, memenangi Premier League kedua (beruntun) tapi melakukannya lebih dengan kolektif. Ini (Chelsea) lebih seperti tim yang komplit, seperti Tottenham (Hotspur), meski ada kontribusi dari Harry Kane dan Son (Heung-min)," terang Emery.

Memenangi Liga Europa akan menjadi pencapaian hebat bagi Emery yang sudah meraih tiga titel Liga Europa. Apalagi, Arsenal tidak pernah meraih titel Eropa sejak 1994 dan terakhir meraih titel (titel apapun) pada Piala FA 2017.

Unai Emery ketika memenangi Liga Europa

Emery mengakui sudah menjadi tugasnya untuk mengembalikan Arsenal sebagai tim yang kompetitif merebutkan trofi. Eks pelatih Sevilla dan PSG tidak menjanjikan trofi, namun, ia berjanji timnya akan bertarung untuk merebutkannya.

"Saya tidak menjanjikan titel, saya menjanjikan untuk berkompetisi. Apa yang telah dilakukan (Arsene) Wenger di klub ini sangat besar. Dia memberikan sentuhan kualitas untuk menjadikan laga lebih mengalir dan indah, tapi perlahan dia kehilangan DNA kompetitif," tambah Emery.

"Itulah pesan yang disampaikan kepada saya dan juga alasan (klub) mengontrak saya ketika saya diwawancara Raul Sanllehi (Kepala Rekrutmen Arsenal) dan pemilik klub."

"Potensi ekonomi (Manchester) United, City, atau Liverpool lebih hebat dari kami, tapi melalui sejarah dan struktur, Arsenal ada di antara 10 klub top di Eropa dan kami harus ada di sana lagi," tegasnya.