BolaSkor.com - Sebuah fakta menarik diungkap Unai Emery terkait jarangnya ia memainkan Mesut Ozil saat menangani Arsenal. Ia merasa pemain berkebangsaan Jerman itu tak sepenuh hati membela The Gunners.

Emery diberi kepercayaan menangani Arsenal selepas pensiunnya Arsene Wenger pada pertengahan tahun 2018. Namun ia hanya bertahan di Emirates Stadium selama 18 bulan.

Dalam periode tersebut, Emery seperti nampak enggan memaksimalkan peran Ozil. Padahal mantan pemain Real Madrid itu merupakan salah satu gelandang paling kreatif yang dimiliki Arsenal.

Ozil hanya tampil empat kali dari 13 pekan awal Premier League musim ini ketika Emery masih berkuasa. Jumlah itu langsung bertambah seiring masuknya Mikel Arteta sebagai manajer baru.

Terkait hal ini, Emery mengakui kualitas Ozil tak perlu diragukan lagi. Namun ia melihat yang bersangkutan kurang memiliki komitmen.

Baca Juga:

Unai Emery Ungkap Kebobrokan Arsenal

Menilik 5 Rekrutan Top Bursa Transfer Musim Dingin Arsenal

Terkesan dengan Cesc Fabregas, Thierry Henry Akui Telan Ludah Sendiri

"Saya berusaha sekuat tenaga untuk membantu Ozil. Sepanjang karir saya, para pemain berbakat telah menjadi favorit saya dan mereka telah bermain sebaik mungkin atau mendekati yang terbaik bersama saya," kata Emery dikutip dari Daily Mail.

"Pada akhirnya dia harus melihat dirinya sendiri. Sikap dan komitmennya."

Menariknya lagi, permasalahan tersebut mempengaruhi suasana ruang ganti. Sejumlah pemain terganggu dengan sifat Ozil yang dianggap tidak membangun atmosfer positif dalam tim.

"Salah satu kapten mungkin adalah Ozil tetapi di ruang ganti tak ada yang ingin dia menjadi kapten. Tingkat komitmennya bukanlah seseorang yang pantas menjadi kapten, dan itu bukan saya yang putuskan, tapi para pemain," tambahnya.

Emery memberikan salah satu contoh sikap buruk Ozil. Pemain berusia 31 tahun itu tidak hadir dalam pertemuan usai Arsenal takluk dari Chelsea pada laga final Liga Europa 2018-2019.