BolaSkor.com - Nama Luis Suarez dan Cristiano Ronaldo langsung muncul ketika timnas Uruguay dipastikan bertemu Portugal di 16 besar Piala Dunia 2018. Wajar jika publik membandingkan keduanya. Mereka berdua merupakan tumpuan lini depan masing-masing timnas.

Tapi, publik juga tidak boleh begitu saja melupakan sosok kapten dan palang pintu tangguh di lini belakang Uruguay, Diego Godin. Malah, barangkali dia yang nantinya akan membuat Ronaldo - yang sudah mencetak empat gol di Piala Dunia 2018 - frustrasi.

Godin sudah bertemu sebanyak 26 kali dengan Ronaldo pada laga bertajuk El Derbi Madrileno, Godin memperkuat Atletico Madrid dan Ronaldo rival Atletico, Real Madrid. Selama 26 pertemuan itu, Godin sukses mematikan Ronaldo hingga dia tak mencetak gol selama 15 kali.

Setengah dari 18 gol Ronaldo ke gawang Atletico kebanyakan terjadi dari titik putih (penalti) dan tendangan bebas. Ronaldo jelas tahu lawan yang akan dihadapinya bukan sembarang bek.

Simak pengakuan dari Diego Maradona akan sosok Godin. "Saya tidak ingin terlibat kontroversi, tapi tempo hari beberapa jurnalis memberitahu saya bahwa Sergio Ramos bek yang hebat, lalu saya memberitahu mereka, 'Tidak, bek yang hebat adalah Diego Godin'. Dengan caranya memainkan bola, kekuatannya, dan caranya mengontrol pertandingan dari posisinya - ya, inilah makna hebat yang sesungguhnya," tutur Maradona.

Ramos mungkin unggul dari segi raihan trofi dan kesuksesannya bersama timnas Spanyol dan Madrid, tapi dari segi gaya bermain, Godin tipikal bek klasik: lugas, cerdas, dapat menginspirasi rekan setim, tangguh, tidak kenal kompromi, dan siap bertarung habis-habisan - meski wajahnya berdarah karena cedera.

Petarung seperti Godin itu layaknya Nemanja Vidic, Walter Samuel, Giorgio Chiellini, Alessandro Nesta, pada posisi yang sama, bek tengah. Godin, 32 tahun, bek tangguh yang selalu jadi ujian besar bagi baris lini ofensif lawan.

"Jika Diego Godin berdiri di antara Anda dan gawang, maka lebih disarankan untuk mengambil jalan alternatif. Setidaknya Anda memiliki kesempatan (mencetak gol)!" ucap Daniele Adani, mantan bek asal Italia.

Statistik lain yang kian mempertegas kehebatan Godin terhampar jelas di fase grup A Piala Dunia 2018. Gawang Uruguay yang dijaga Fernando Muslera belum sekalipun kebobolan saat melawan Mesir, Arab Saudi, dan Rusia.

Jadi, tidak salah rasanya jika berpikir kunci bagi Uruguay untuk mengalahkan Portugal juga terletak pada diri Godin. Jika pertahanan yang digalangnya sanggup membuat Ronaldo 'mandul' dan Portugal frustrasi, Uruguay punya kesempatan menang melalui duet striker terbaik Eropa, Suarez-Edinson Cavani.