BolaSkor.com - Alejandro Dario Gomez atau yang dikenal dengan Papu Gomez adalah bagian penting dari prestasi Atalanta dalam beberapa musim terakhir. Ia berperan di balik lahirnya gelontoran gol Atalanta.

Papu Gomez adalah simbol Atalanta. Ia sudah membela klub yang berasal dari Bergamo tersebut sejak 2014. Pada saat itu, ia angkat kaki dari klub Ukraina, Metalist Kharkiv.

Alejandro Gomez punya postur tubuh yang terbilang kecil dibandingkan dengan pesepak bola lain di Eropa. Pemain yang saat ini sudah berusia 32 tahun tersebut hanya memiliki tinggi 176 sentimeter.

Meski demikian, postur tubuh tersebut tidak menghalangi Papu Gomez mengeluarkan kemampuan terbaik. Pemain asal Argentina itu justru luwes dalam hal berkelit dari penjagaan lawan.

Baca juga:

Penyebaran Besar Virus Corona Diprediksi Wali Kota Bergamo Terjadi di Laga Atalanta Vs Valencia

Ketika Bergamo Berubah Menjadi Kota Mati setelah Ditemukan 2.365 Kasus Virus Corona

Alejandro Gomez

Papu Gomez memang bukan predator murni di kotak penalti. Papu Gomez lebih bayak bermain di belakang striker. Selain itu, Papu Gomez juga piawai melakukan penetrasi dari sisi sayap.

Selain aksi individu melewati lawan, senjata Papu Gomez adalah tendangan akurat. Ia mengemban tugas sebagai algojo bola mati Atalanta.

Tidak berhenti sampai di situ, Alejandro Gomez juga tidak keberatan "melayani" rekan-rekannya mendulang angka. Opta Paolo menyebut, Papu Gomez adalah satu-satunya pemain di lima liga top Eropa yang setidaknya mengemas 10 assist dalam empat musim terakhir.

Pada musim ini, Papu Gomez telah mendulang enam gol plus 10 assist di Serie A. Ketika ruang lingkup diperbesar, sang kapten mencatatkan torehan tujuh gol dan 12 assist.

Dengan kemampuan seperti itu, tidak jarang Papu Gomez mendapatkan tawaran meninggalkan Atalanta. Apalagi, La Dea dianggap hanyalah klub kasta kedua di Italia. Kabarnya, Inter Milan, Juventus, dan sejumlah klub Spanyol tertarik kepada sang kapten.

Papu Gomez

Meski demikian, Papu Gomez tetap setia membela panji Atalanta. Baginya, yang terpenting adalah membantu tim mencapai target.

"Saya sangat senang bermain di sini. Saya berkembang dari sisi usia dan pengalaman. Saya ingin membantu tim ini," terang Papu Gomez pada laman resmi UEFA.

Usai membuat kejutan dengan membawa Atalanta lolos ke Liga Champions, Papu Gomez mulai mendongkrak target. Ia ingin memenangi Scudetto bersama Atalanta sebelum gantung sepatu.

"Linda (istri Papu Gomez) selalu mengatakan kepada saya dia ingin memenangi Scudetto dan Liga Champions. Dia sangat ambisius dan mengatakan tidak mengerti kenapa saya tidak berjuang untuk hal itu," ulas Papu Gomez seperti diwartakan Cronache.

"Namun tenang, karena kami Atalanta. Mungkin, kami telah kehilangan beberapa poin tak perlu pada perjalanan. Akan tetapi, kami bisa mendapatkan lima atau enam poin lebih banyak untuk lebih dekat dengan Scudetto," tegas Papu Gomez usai membawa Atalanta lolos ke perempat final Liga Champions 2019-2020.

Saat ini, Papu Gomez harus menunda aksi mewujudkan mimpi tersebut. Sebab, Serie A sedang ditangguhkan akibat pandemi virus corona. Apalagi, Bergamo adalah satu di antara kota di Italia dengan dampat terparah.