BolaSkor.com - Reputasi Andrea Agnelli kini benar-benar buruk di mata berbagai pihak. Selain mengkhianati UEFA, presiden Juventus tersebut juga membuat klub-klub Serie A kehilangan sumber pendapatan.

Agnelli merupakan salah satu otak utama dari berdirinya Liga Super Eropa yang digagas 12 klub besar. Ia menjabat sebagai wakil ketua di kompetisi tandingan Liga Champions tersebut.

Masalahnya, liga tersebut merupakan bentuk pengkhianatan kepada UEFA. Wajar jika konfederasi sepak bola Eropa itu mengancam pihak-pihak yang terlibat dengan sanksi berat.

Baca Juga:

Cristiano Ronaldo Siap Berkorban demi Pulang ke Manchester United

Presiden UEFA Hubungi Anggota Liga Super Eropa, Kecuali Juventus

Andrea Agnelli Kekeh Liga Super Eropa Kompetisi Terbaik

Andrea Agnelli

Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin memang sangat marah dengan tingkah laku 12 petinggi klub yang membelot tersebut. Namun Agnelli menjadi orang yang paling dibencinya dari permasalahan ini.

Ceferin merasa dibohongi oleh Agnelli yang dianggapnya sebagai seorang sahabat. Ia memang sempat meminta konfirmasi kepada yang bersangkutan saat rumor Liga Super Eropa mulai tercium.

Apalagi tak lama kemudian, Agnelli justru mundur dari dua jabatan penting sekaligus. Ia keluar dari asosiasi klub Eropa dan Komite Eksekutif UEFA.

"Saya tidak ingin terlalu pribadi tetapi faktanya saya belum pernah melihat orang yang berbohong berkali-kali dan sekeras dia (Agnelli). Itu sulit dipercaya," kata Ceferin tak lama setelah Liga Super Eropa dirilis.

Bikin ulah di Serie A

Pengkhianatan Agnelli tak sampai di situ. Ia kini dituding menjadi penyebab batalnya sebuah kesepakatan besar untuk menyelamatkan neraca keuangan klub-klub Serie A.

Masalah bermula dari manuver CVC Capital Partners untuk berinvestasi di Serie A. Perusahaan yang berpusat di Luksemburg itu ingin menyuntikkan dana segar senilai 1,2 miliar euro.

CVC Capital Partners telah menggelar negosiasi dengan sebuah komisi yang dibentuk operator Serie A. Agnelli salah satu anggotanya.

Negosiasi awalnya berjalan lancar. Namun tiba-tiba Agnelli mengambil keputusan untuk membatalkan kesepakatan ini.

Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Agnelli tak setuju dengan salah satu klausul CVC Capital Partners yang akan mencegah klub Serie A mendukung kompetisi Eropa lain karena bisa menurunkan nilai Serie A.

Setelah Liga Super Eropa dirilis, klub-klub Serie A kini tahu alasan Agnelli menolak kesepakatan tersebut. Hal ini dikabarkan membuat petinggi klub-klub Italia sangat marah.

Klub-klub Italia dikabarkan akan menuntut Agnelli dan Juventus. Mereka akan melakukan pertemuan untuk membahas masalah ini.