BolaSkor.com - Setelah enam podium dan enam pole position bersama tim satelit Yamaha, Tech 3, raihan terbaik Johann Zarco bersama KTM di MotoGP 2019 hanya posisi 13.

Zarco tentunya menambah deretan pembalap yang kesulitan setelah meninggalkan Yamaha. Sebelumnya ada Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo (keduanya pergi dari Yamaha untuk gabung Ducati).

Baca Juga:

Jika Poin MotoGP Dihitung Sejak Lomba di Jepang 2018, Alex Rins Sedang Memimpin Klasemen

Yamaha Juga Tertarik Gunakan Komponen Swingarm Milik Ducati

Rossi bahkan gagal merasakan kemenangan bersama Ducati dan akhirnya memutuskan kembali ke Yamaha sampai sekarang. Oleh karena itulah, Rossi paham betul kesulitan yang sedang dirasakan Zarco.

"Buat saya, motor Yamaha punya titik lemah. Tapi motornya sangat bersahabat buat pembalap. Untuk kasus Zarco, yang selalu menggunakan motor Yamaha di MotoGP, ketika harus berganti motor, tentu kesulitan," Rossi menuturkan.

Buruknya rekam jejak Zarco bersama KTM turut dikomentari pembalap Ducati, Andrea Dovizioso. Menurut pembalap asal Italia itu, Zarco sedikit meremehkan perbedaan karakteristik motor Yamaha dengan KTM.

"Saya pikir yang terjadi dengan Zarco sangat normal. Karena jika Anda hanya menggunakan satu motor dari satu pabrikan, Anda mulai berpikir mengetahui karakteristik motor pabrikan lainnya," Dovizioso mengungkapkan.

"Dan sampai Anda benar-benar mencobanya, mustahil untuk mengetahuinya secara pasti. Itu sempat terjadi kepada saya dan juga semua pembalap lain," lanjutnya.

Fakta memang membuktikan, bukan hanya Zarco yang kesulitan dengan motor KTM musim ini. Ada juga Hafizh Syahrin yang memperkuat tim satelit KTM. Menariknya baik Zarco maupun Syahrin sama-sama mengendarai motor Yamaha di MotoGP 2018.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com