BolaSkor.com - Pembalap Petronas Yamaha, Valentino Rossi, tak perlu diragukan lagi dedikasinya untuk MotoGP. Namun musim ini, The Doctor tampaknya mulai sebal dengan olahraga yang dicintainya itu.

Penyebabnya jelas, Rossi tak bisa bersaing di papan atas. Jangankan podium, menembus 10 besar saja rider asal Italia itu tak mampu.

Pada dua seri pembuka di Qatar, Rossi hanya finis di posisi 12 dan 16. Sementara pada seri ketiga di Portugal, rider berusia 42 tahun itu gagal finis.

Kepercayaan diri Rossi kembali luntur pada MotoGP Jerez akhir pekan lalu. Di sirkuit yang bersahabat baginya, The Doctor justru finis di posisi 17 atau tak beranjak dari urutan start.

Baca Juga:

Hasil MotoGP Jerez: Setelah 5 Tahun, Jack Miller Akhirnya Menang Lagi

Cepat atau Lambat, Marquez Tahu Petaka Tak Bisa Dihindari

“Yang pasti saya menyukai MotoGP, saya mencintai MotoGP. Tapi saat Anda harus bertarung untuk berada di posisi 17, itu tak lagi menyenangkan," ujar Rossi dikutip dari Crash.

Hasil buruk yang didapt dari empat seri MotoGP 2021 bisa menjadi cerminan bagaimana nasib Rossi musim depan. Petronas Yamaha hanya memberikan The Doctor kontrak selama semusim.

Tim asal Malaysia itu akan mengevaluasi penampilan Rossi di MotoGP 2021. Bila mengecewakan, maka Petronas Yamaha kembali ke visi utama mereka yakni mengembangkan pembalap muda.

Bila tak mendapat perpanjangan kontrak, Rossi kemungkinan fokus pada tim balapnya, VR46 yang mulai turun di MotoGP musim depan. Namun, belum diketahui apakah Rossi akan membalap atau berada di balik layar.