BolaSkor.com - MotoGP 2020 penuh teka-teki. Apakah Marc Marquez kembali melanjutkan dominasi? Atau justru ada pembalap lain yang bisa menjadi juara dunia.

Lantas bagaimana dengan bursa perpindahan pembalap? Seperti diketahui, kontrak semua pembalap top bakal habis penghujung musim ini.

Dan yang paling menarik ditunggu adalah seperti apa keputusan Valentino Rossi mengenai masa depannya di MotoGP. Mungkinkah ia pensiun atau justru kembali memperpanjang kontrak bersama Yamaha.

Baca Juga:

Ternyata Bukan Hanya Rossi dan Crutchlow, Pembalap Top yang Berpotensi Pensiun Pengujung 2020

Februari 2006 di Valencia, Momen Saat Valentino Rossi Nyaris ke F1

Valentino Rossi

"Sebelum membuat keputusan, saya ingin melihat level kompetitif saya dan juga motor Yamaha di awal musim 2020," tegas Rossi berulang kali setiap kali ditanya mengenai masa depannya di MotoGP.

Satu yang pasti, seandainya memutuskan bertahan, Rossi bakal tetap di Yamaha. Entah itu tetap di tim pabrikan atau turun ke tim satelit Petronas Yamaha. Opsi terakhir telah ditegaskan sang pembalap bisa saja terjadi.

Sehingga membuka kemungkinan Yamaha bisa menduetkan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo (kini pembalap satelit Petronas Yamaha) di tim pabrikan musim 2020. "Saya tidak melihat perbedaan jika harus turun ke tim satelit Petronas Yamaha," ujar pembalap berusia 40 tahun itu.

Pernyataan Rossi yang menyebut ingin terlebih dahulu melihat level kompetitif dirinya dan motor Yamaha sebelum membuat keputusan, menandakan betapa krusialnya hasil lomba di awal musim. Terlebih biasanya tim papan atas MotoGP memang sudah mengamankan kontrak pembalap setidaknya pada pertengahan musim.

Menariknya jika melihat statistik, Rossi dan Yamaha punya kans besar mengawali musim 2020 dengan kompetitif. Pasalnya tiga lomba dari empat putaran pertama MotoGP musim ini berpihak kepada Rossi.

Di Qatar, Argentina dan Amerika Serikat, total eks pembalap Honda dan Ducati itu telah merasakan 12 podium sejak kembali memperkuat Yamaha tahun 2013. Pada 2015, ia bahkan menang di Sirkuit Losail, Qatar dan Termas de Rio Hondo, Argentina.

Valentino Rossi MotoGP Amerika Serikat 2019
Valentino Rossi Saat Naik Podium Kedua di MotoGP Amerika Serikat 2019 (Istimewa)

Artinya di atas kertas, Rossi bisa tampil baik pada putaran pertama, ketiga, dan keempat MotoGP 2020. Tantangan sesungguhnya kakak dari pembalap Moto2, Luca Marini itu ada pada lomba di Thailand, Spanyol, Prancis, dan Italia.

Khususnya Sirkuit Buriram, Thailand yang mulai musim 2020 berstatus putaran kedua setelah Qatar. Pasalnya sejak masuk kalender MotoGP tahun 2018, Rossi belum pernah merasakan podium di Thailand. Hasilnya hanya posisi empat di tahun 2018 dan urutan delapan musim 2019.

Gengsi seorang Rossi sangat dipertaruhkan di Buriram. Karena pada dua edisi terakhir, sejatinya pembalap Yamaha selalu bisa mencuri podium. Seperti Quartararo dan Vinales yang finis 2-3 pada edisi musim lalu.

Hasil di Sirkuit Jerez (Spanyol), Le Mans (Prancis), dan Mugello (Italia) juga akan menentukan masa depan seorang The Doctor-julukan Rossi. Namun tiga trek ini beda kasus dengan Buriram.

Ya, jika melihat ke belakang, Rossi punya rapor bagus di Jerez, Le Mans, dan Mugello. Rossi bahkan pernah menang tujuh tahun berturut-turut di Mugello kurun waktu 2002-2008. Namun sejak 2008, ia tak pernah lagi finis pertama di home race-nya.

Hanya saja Rossi sangat kesulitan di tiga trek di atas lantaran penurunan performa motor Yamaha. Kesimpulannya sinyal motor Yamaha YZR-M1 sudah lebih baik ketimbang musim lalu bakal terlihat betul di Jerez, Le Mans, dan Mugello.

Jadi sirkuit-sirkuit yang disebutkan di atas bakal jadi momen krusial Rossi sebelum membuat keputusan: putaran 1-7. Jika analisa ini tepat, maka juara dunia sembilan kali ini bakal mengumumkan apakah pensiun atau memperpanjang kontrak paling cepat di akhir Mei atau awal Juni.

Penasaran? Tentu saja. Apapun keputusan Rossi nanti tidak hanya ditunggu oleh fans, tapi juga oleh Dorna selaku penyelenggara Kejuaraan Dunia Balap Motor.

SOROT
Valentino Rossi kali terakhir merasakan podium adalah pada lomba putaran ketiga musim 2019 di Sirkuit Austin, Texas. Kala itu ia finis kedua. Artinya kini ia sudah puasa podium pada 16 lomba berturut-turut.

Rossi juga sudah sangat lama puasa kemenangan di MotoGP. Kali terakhir ia mengecap podium kelas tertinggi adalah lomba di Sirkuit Assen, Belanda pada tahun 2017!