BolaSkor.com - Andrea Dovizioso kembali membuktikan dirinya merupakan satu-satunya pembalap yang secara konsisten bisa mengalahkan Marc Marquez dalam duel satu lawan satu.

Terbaru ia melakukannya pada lomba putaran sebelas MotoGP 2019 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu lalu. Hanya saja karena beberapa faktor, Dovi-sapaan akrabnya selalu gagal mengalahkan Marquez untuk jadi juara dunia.

Cukup melihat fakta bahwa ia merupakan runner-up MotoGP 2017 dan 2018, plus kemungkinan juga musim ini. Mengingat kini usianya sudah 33 tahun, Dovi terancam pensiun dari MotoGP tanpa pernah merasakan titel juara dunia.

Baca Juga:

Andrea Dovizioso: Masih Terbuka Peluang Juara Dunia MotoGP 2019

Rossi Puji Dovizioso, tapi Aksi Menyalip Marquez di Tikungan Terakhir Bukan yang Terbaik

Namun ketika ditanya mengenai hal di atas, juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi menyebut Dovi tetap seorang pembalap juara meski pada akhirnya mengakhiri karier minus gelar juara dunia.

"Saya pikir, Dovi seorang juara. Seseorang yang bisa menang lebih dari sepuluh lomba di MotoGP, merupakan pembalap sesungguhnya," Rossi menuturkan.

"Dia hanya belum merasakan gelar juara dunia MotoGP. Tapi ia bisa bersaing ketat melawan Marc beberapa musim terakhir. Saya pikir ia masih punya beberapa musim ke depan untuk mendapatkan titel juara dunia," tambahnya.

Pada sebuah kesempatan, Dovi sendiri mengakui kans jadi juara dunia musim 2019 masih terbuka, meski perjuangannya bakal sulit. Maklum Marquez sudah unggul 58 poin darinya.*