BolaSkor.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, meminta timnya untuk menyelesaikan masalah elektronik agar dapat bersaing di MotoGP 2018. Menurut Rossi, Ducati dan Honda jauh lebih baik dari tim garpu tala tersebut.

Valentino Rossi berhasil finis di peringkat ketiga pada seri perdana MotoGP di Qatar. Pebalap 39 tahun tersebut berselisih 0,797 detik dari Andrea Doviziozo yang menjuarai balapan.

Rossi menilai motor M1 yang saat ini ditungganginya masih memiliki kekurangan dalam hal elektronik. Rossi menganggap Yamaha perlu melakukan banyak investasi untuk sektor tersebut.

"Apa yang dilakukan Honda dan Ducati adalah fokus pada sektor elektronik dengan sumber daya manusia dan uang yang lebih banyak. Di situlah kelemahan kami. Yamaha perlu dengan cepat memahami hal ini dan menyelesaikannya. Saya pikir kami masih tertinggal," papar Rossi kepada Gazzetta dello Sport.

"Pada masalah tersebut, para kru harus mencoba dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. Mungkin, Yamaha melakukan kesalahan pada bidang ini. Namun, saya berharap dan percaya kami dapat mengatasi masalah ini," timpal Rossi.

Sementara itu, Rossi tetap optimistis dengan sasis yang digunakan Yamaha pada musim 2018. Rossi menilai dirinya dan Maverick Vinales masih dapat memacu motornya dengan maksimal.

"Pada tahun lalu, kami kehilangan bagian terbaik dalam motor. Vinales dan saya finis pada peringkat ketiga dan kelima pada akhir musim. Sekarang kami mampu melakukan yang lebih baik," papar Rossi.

Sebelumnya, Valentino Rossi baru meneken kontrak anyar hingga 2020 dengan Movistar Yamaha pada 15 Maret 2018. Artinya, Yamaha akan mempertahankan duet Rossi dan Vinales hingga tiga musim ke depan.