BolaSkor.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, geram dengan aksi berbahaya Marc Marquez yang juga mengakibatkan dirinya terjatuh pada MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4) waktu setempat. Bahkan, Rossi menyebut The Baby Alien telah merusak MotoGP.

Insiden antara Marquez dan Rossi terjadi ketika balapan hanya menyisahkan empat putaran lagi. Ketika itu, Marquez sedang berusaha menyalip The Doctor yang berada di posisi keenam. Namun, motor Marquez justru menyenggol sisi kanan motor Rossi dan membuat sang pebalap kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Beruntung, Rossi tidak mengalami cedera serius dan masih bisa melanjutkan balapan. Namun, peringkat pebalap asal Italia tersebut merosot tajam dan hanya menyentuh garis finis pada posisi ke-19.

Setelah balapan berakhir, Rossi mengungkapkan kekesalannya kepada Marquez. Termasuk alasan di balik penolakannya kepada Marquez yang menuju ke paddock Yamaha untuk meminta maaf.

"Saya baik-baik saja. Namun, itu adalah situasi yang sangat buruk karena dia menghancurkan olahraga kami. Dia tidak pernah menghormati lawannya," kata Rossi seperti dilansir Crash.

"Jika anda mengambil contoh apa yang terjadi akhir pekan ini, satu per satu hal bahaya terjadi kepada setiap pebalap. Dia melakukan tindakan berbahaya kepada Vinales dan Dovizioso Jumat pagi. Dia melakukannya juga kepada saya pada Sabtu. Hari ini, pada saat balapan dia melakukannya kepada empat pebalap."

Kejadian tersebut kembali memantik api perseteruan antara Rossi dan Marquez. Sebelumnya, kedua pebalap tersebut pernah terlibat insiden pada MotoGP Sepang 2015. Ketika itu, Rossi dianggap dengan segaja menjatuhkan marquez karena ingin bersaing dengan Jorge Lorenzo merengkuh gelar.

"Itu adalah lelucon. Pertama dia tidak punya keberanian untuk datang ke ruangan saya sendirian. Namun, dia datang dengan manajernya dan para wartawan karena dia tidak peduli dengan saya," Imbuh Rossi.

"Jadi, saya tidak ingin berbicara dengannya. Saya tidak ingin melihat dia dari dekat karena saya mengetahui apa yang akan dikatakannya tidak benar. Saya harap dia cukup pintar untuk tidak menemui saya," terang Rossi.