Jakarta - Liga Argentina musim 2012/2013 menandai format kompetisi baru. Liga Argentina kali ini tak lagi menggunakan Apertura dan Clausura, melainkan Torneo Inicial dan Torneo Final. Secara keseluruhan format Liga tetap sama. Tetapi pada format baru ini, juara Inicial dan Final diadu untuk memperebutkan gelar Super Champions. Velez Sarsfield menjadi tim pertama yang tampil sebagai juara pada format baru ini. El Fortin menjadi juara Torneo Inicial usai mengumpulkan 41 poin dari 19 pertandingan, dengan rincian 13 kemenangan, dua kali imbang, dan empat kali kalah. Pada paruh kedua atau Torneo Final, giliran Newell's Old Boys yang memuncaki klasemen. La Lepra membukukan 38 poin dari 19 pertandingan, 12 kemenangan, lima kali kalah, dan dua kali imbang. Velez Sarsfield justru terpuruk di posisi ke-14. Pada partai Superfinal yang berlangsung di Estadio Malvinas Argentina, Mendoza, 29 Juni lalu, Velez menang tipis 1-0 atas Newell's Old Boys. Gol tunggal kemenangan Velez dicetak Lucas Pratto pada menit kedelapan. Padahal, Velez harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-27 karena kapten Fabian Cubero mendapatkan kartu merah.